Dapur MBG Kuningan Mulai Beroperasi Lagi
Sempat Ditutup Massal, 8 Dapur MBG di Kuningan Kini Kembali Beroperasi
Sempat Ditutup Massal, 8 Dapur MBG di Kuningan Kini Kembali Beroperasi
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 24 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kuningan sempat ditutup, namun kini 8 unit sudah kembali beroperasi sementara 16 lainnya masih dihentikan.
- Uu Kusmana menyebut pembukaan kembali dilakukan setelah pembaruan dan validasi data oleh Badan Gizi Nasional.
- Sejumlah dapur belum diizinkan beroperasi karena belum memenuhi syarat, seperti sertifikat higiene sanitasi, instalasi pengolahan limbah, serta fasilitas tempat tinggal bagi petugas.
Laporan Kontributor Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM- Sebanyak 24 dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kuningan sempat dihentikan operasionalnya berdasarkan kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN).
Namun, setelah dilakukan evaluasi dan pembaruan data, sebagian dapur kini mulai diizinkan kembali beroperasi.
Ketua Satgas MBG Kuningan, Uu Kusmana, menjelaskan bahwa saat ini baru delapan dapur yang telah mendapat izin untuk beroperasi kembali, sementara 16 lainnya masih dalam status penghentian sementara.
Baca juga: Oknum Kiai Tersandung Kasus Asusila, PCNU Kuningan Lakukan Pemberhentian
“Namun kini sudah mengalami perubahan dan baru sebanyak 8 dapur MBG telah diizinkan kembali beroperasi, sementara 16 unit MBG masih dihentikan sementara,” ujarnya.
Ia menambahkan, keputusan tersebut merujuk pada surat terbaru dari BGN yang menggantikan kebijakan sebelumnya setelah dilakukan validasi ulang terhadap data operasional dapur MBG.
“Surat sebelumnya tidak lagi berlaku setelah dilakukan pembaruan dan validasi data operasional SPPG,” ungkapnya.
Baca juga: Emas Antam Melemah di Bandung dan Cimahi Hari Ini, Bertahan di Rp2,8 Juta per Gram
Lebih lanjut, masih ada sejumlah dapur yang belum memenuhi persyaratan administratif dan teknis. Beberapa di antaranya belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), instalasi pengolahan air limbah (IPAL), serta fasilitas tempat tinggal bagi petugas.
“Masih ada SPPG yang belum melengkapi SLHS, belum memiliki IPAL, dan belum menyediakan tempat tinggal bagi Kepala SPPG, Pengawas Gizi, dan Pengawas Keuangan,” jelasnya.
Baca juga: Krisis Energi Global, ASN Majalengka Mulai WFH Setiap Senin untuk Tekan Konsumsi BBM
Pemerintah daerah berharap seluruh dapur MBG dapat segera memenuhi persyaratan agar bisa kembali beroperasi dan mendukung pelaksanaan program secara optimal.
| Jelang Laga Lawan Semen Padang, Jupe Sebut Persib Fokus Latihan Fisik dan Taktik |
|
|---|
| Mobil Volkswagen Tanpa Lampu Sein Nyaris Langka di Indonesia |
|
|---|
| Daftar Pemain Persib Bandung yang Harus Absen di Laga Melawan Semen Padang Hari Minggu Nanti |
|
|---|
| Satkar Ulama Dorong Daniel Mutaqien Maju Sebagai Kandidat Ketua DPD Partai Golkar Jabar |
|
|---|
| Prediksi Skor FIFA Series Indonesia vs Bulgaria, Beckham dan Ole Cetak Gol Lagi, Garuda Menang Tipis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Bupati-Kuningan-saat-mengikuti-Rakor-MBG-Jawa-Barat.jpg)