Berita Kuningan Hari Ini
Masa Libur Lebaran 1447 H, Jumlah Pendaki Gunung Ciremai Kuningan Tembus 500 Orang
Pasalnya, tidak sedikit destinasi wisata menjadi buruan untuk mengisi waktu libur termasuk atap Jawa Barat alias Gunung Ciremai
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ringkasan Berita:
- Pasalnya, tidak sedikit destinasi wisata menjadi buruan untuk mengisi waktu libur termasuk atap Jawa Barat alias Gunung Ciremai
- Banyak pendaki nampak ramai di lokasi loket pendaftaran pendakian Gunung Ciremai di Pos Cadas Poleng, di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kuningan
Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Masa libur lebaran IdulFitri 1447 Hijriyah menjadi kesan tersendiri bagi pengunjung atau wisatawan.
Pasalnya, tidak sedikit destinasi wisata menjadi buruan untuk mengisi waktu libur termasuk atap Jawa Barat alias Gunung Ciremai.
Banyak pendaki nampak ramai di lokasi loket pendaftaran pendakian Gunung Ciremai di Pos Cadas Poleng, di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kuningan.
"Sampai sekarang jumlah pendaki Gunung Ciremai ada sekitar 500 orang dan jumlah pengunjung atau yang melakukan hiking menuju pos pendakian Gunung Ciremai di Cigiwong, kami lihat ada sebanyak 600 orang," kata Mang Sandi Baron yang juga pengelola pendakian Gunung Ciremai saat berbincang dengan Tribun di lokasi setempat, Rabu (25/3/2026).
Sandi Baron mengatakan, proses pendapatan tiket untuk pendakian Gunung Ciremai atau untuk melakukan hiking alias tadabur alam di kawasan pos Cigiwong.
"Semua tiket dibeli melalui aplikasi resmi BTNGC. Kemudian, kita di Pos Cadas Poleng hanya melakukan pemeriksaan kesehatan, perbekalan dan registrasi pengunjung yang sebelumnya memperoleh tiket melalui aplikasi online," ungkap Mang Sandi Baron seraya menambahkan harga tiket pendakian itu sebesar Rp 120 ribu dan untuk harga tiket hiking Rp 30 ribu.
Baca juga: Rest Area Penuh, Astra Tol Cipali Sarankan Pengendara Keluar Tol Tanpa Tambahan Tarif
Bentuk registrasi atau pemeriksaan ini dilengkapi dengan sosialisasi, termasuk memberikan edukasi lingkungan terhadap pengunjung.
"Jadi dalam pemeriksaan kesehatan dan perbekalan apa saja yang harus dipenuhi. Pengelola juga memberikan pengetahuan materi sebagai pendaki Gunung Ciremai agar terhindar dari hal yang tidak di inginkan," katanya.
Pemeriksaan pembekalan untuk pendakian perorangan atau kelompok, Sandi Baron mengklaim untuk membawa air mineral itu minimal sebanyak 4 liter.
"Selain membawa perbekalan makan atau logistik, pengunjung juga harus bisa melengkapi kebutuhan kesehatan," ujarnya.
Terkait anomali cuaca akhir - akhir ini di kawasan Gunung Ciremai juga perlu diperhatikan kepada para pengunjung atau peserta pendaki Gunung Ciremai.
"Ya, untuk menghadapi cuaca, jika terjadi hujan. Baiknya mengambil posisi istirahat," katanya.
Menyinggung pelayanan kepada pengunjung atau peserta pendaki Gunung Ciremai.
"Kami dari pengelola tentu menyiapkan SDM (sumber daya manusia) para petugas di setiap titik pos pendakian. Termasuk ada petugas penyisir yang melakukan pengawasan terhadap aktivitas pengunjung," katanya. (*)
Baca juga: Rest Area Penuh, Astra Tol Cipali Sarankan Pengendara Keluar Tol Tanpa Tambahan Tarif
| Nonton Pertandingan Voli Putri Wahana Ajaib vs Mutiara Galuh, Bupati Kuningan Dorong Sport Tourism |
|
|---|
| Polisi Tangkap Dukun Cabul di Kuningan, Kapolres AKBP Akbar Sebut Korban Lebih Dari Satu Orang |
|
|---|
| Penjual Rujak di Kuningan Pilih Bertahan di Tengah Kenaikan Harga Plastik dan Bahan Baku |
|
|---|
| Jalan Desa Cileuleuy Padat Merayap Akibat Volume Kendaraan Menuju Wisata Alam Palutungan Meningkat |
|
|---|
| Polres Kuningan Berhasil Ungkap Sejumlah Kasus Penyalahgunaan Narkotika, 5 Tersangka Diamankan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Loket-pendaftaran-pendakian-Gunung-Ciremaif.jpg)