Berita Kuningan Hari Ini
Libur Nataru 2026, Penjualan Pedagang Oleh-oleh di Kuningan Turun Hingga 20 Persen
Omzet pedagang oleh-oleh di Kuningan turun 20 persen selama musim libur Natal dan Tahun Baru 2026. Penurunan ini dirasakan
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Ringkasan Berita:1. Omzet pedagang oleh-oleh di Kuningan turun 20 persen selama musim libur Natal dan Tahun Baru 2026.2. Penurunan ini dirasakan dibandingkan periode liburan tahun sebelumnya, meski penyebab pastinya belum diketahui.3. Produk oleh-oleh yang dijual didominasi hasil UMKM lokal Kuningan, seperti tape ketan Cibeureum, rangginang, keripik singkong, wajik, dodol, hingga manisan buah. Tape ketan bahkan disebut masuk 10 besar oleh-oleh favorit wisatawan.
Lapora Kontributor Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM- Musim libur Natal dan Tahun Baru 2026 ternyata belum membawa dampak positif bagi para pedagang oleh-oleh di Kabupaten Kuningan.
Sejumlah penjual justru mengeluhkan penurunan pendapatan selama periode liburan tersebut.
Salah seorang pedagang oleh-oleh di Jalan Raya Cilimus, Syarief, mengungkapkan bahwa omzet penjualannya menurun sekitar 20 persen dibandingkan libur Nataru tahun sebelumnya. Ia mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab turunnya pendapatan tersebut, namun penurunan ini terasa cukup signifikan.
Baca juga: ALHAMDULILLAH Pencairan PKH 2026 Segera Dimulai, Cek Jadwalnya di Situs cekbansos.kemensos.go.id
Meski demikian, Syarief menjelaskan bahwa produk yang dijual di lapaknya sebagian besar merupakan hasil olahan UMKM lokal Kuningan.
Di antaranya tape ketan asli dari Kecamatan Cibeureum dan wilayah Kuningan Timur yang dikenal sebagai salah satu oleh-oleh favorit wisatawan.
Selain itu, tersedia pula berbagai makanan khas lainnya seperti keripik singkong, rangginang, jeruk nipis, dodol, hingga wajik khas Kuningan Selatan.
Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini 3 Januari 2026 di Purwakarta dan Karawang Ambruk Segini
Ia menambahkan, ragam oleh-oleh khas Kuningan sebenarnya cukup melimpah, mulai dari rangginang Cigugur dan Sindangsari, wajik Subang, hingga manisan pepaya dan produk olahan lainnya.
Syarief juga menyinggung kondisi cuaca yang belakangan kerap diguyur hujan hampir setiap hari di wilayah Kuningan. Menurutnya, intensitas hujan yang tinggi kemungkinan turut memengaruhi aktivitas wisata dan minat pembeli selama musim liburan akhir tahun.
| Ucok Baba Bertemu Bupati Dian Rachmat Yanuar Hingga Berwisata di Kuningan |
|
|---|
| Wabup Kuningan Bersama Anggota DPR RI Kunjungi Sekolah Rakyat, Singgung Soal Perkembangan Siswa |
|
|---|
| Hidup Sebatang Kara di Kuningan, Engkong Rana Semringah Rumahnya Direnovasi Jadi Layak Huni |
|
|---|
| Sejumlah Komoditas di Kuningan Alami Perubahan Harga Akibat Kenaikan Harga BBM |
|
|---|
| Bupati Dian Rachmat Ikut Panen Kopi, Kopi Asli Kuningan Siap Tampil di Thailand |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Oleh-oleh-Kuningan.jpg)