Puluhan Warga Desa Pakembangan Kuningan Alami Keracunan Massal, Ini Penyebabnya
Puluhan warga di Desa Pakembangan, Kecamatan Garawangi mengalami keracunan massal.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ringkasan Berita:
- Puluhan warga di Desa Pakembangan, Kecamatan Garawangi mengalami keracunan massal
- Hal itu terjadi setelah mereka menyantap menu makanan kemasan alias berkat, yang didapat dari kegiatan doa bersama di rumah duka warga setempat
- Kapolsek Garawangi, IPTU Endar Kuswandi membenarkan adanya kejadian keracunan tersebut
Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai
TRIBUNCIRBON.COM, KUNINGAN - Puluhan warga di Desa Pakembangan, Kecamatan Garawangi mengalami keracunan massal.
Hal itu terjadi setelah mereka menyantap menu makanan kemasan alias berkat, yang didapat dari kegiatan doa bersama di rumah duka warga setempat.
Kapolsek Garawangi, IPTU Endar Kuswandi membenarkan adanya kejadian keracunan tersebut.
"Kejadiannya, kemarin Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 18.00 WIB. Untuk makanan didapat dari acara doa bersama mengenang 40 hari meninggalnya warga berinisial AS atau warga setempat," kata Kapolsek IPTU Endar kepada Tribun, Jum'at (26/12/2025).
Endar mengungkap menu makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan.
"Menu Nasi putih, Kentang balado, Bihun goreng, Ayam kecap, Telor rebus, Teh pucu*, Kerupuk udang dan Buah jeruk, Pisang serta buah salak," ujarnya.
Jumlah korban keracunan berdasarkan data UPTD Puskesmas Garawangi, ada sebanyak 28 orang yang terdiri sebanyak 21 dewasa dan 7 anak-anak.
"Korban mendapat rujukan untuk pemeriksaan lebih lanjut ke RS Juanda Kuningan sebanyak 2 orang dewasa dan di RSUD 45 Kuningan sebanyak 24 orang yang terdiri dari 17 dewasa, 8 anak-anak," katanya.
Mengenai tindak lanjut korban keracunan, Kapolsek mengungkap hingga saat ini ada satu orang lanjut usia masih rawat inap.
"Sisanya sudah bisa pulang hingga menjalani rawat jalan di waktu berikutnya," katanya.
Baca juga: Persib Bandung VS PSM Makassar, Maung Tak Diperkuat Ramon Tanque dan Frans Putros
| Banjir Palutungan Jadi Sorotan, Aktivis Minta Pemkab Kuningan Verifikasi Izin Tempat Wisata |
|
|---|
| Fakta-fakta Banjir di Cirebon, Kiriman dari Kuningan, Ribuan Rumah Terendam dan Meja Sekolah Hanyut |
|
|---|
| Jadwal Terbaru SIM Keliling Kuningan Hari Ini 20 Mei 2026, Ada di Pasar Ciawigebang |
|
|---|
| Universitas Islam Al-Ihya Kuningan Jadi Tempat Agun Gunandjar Gelar Sosialisasi Empat Pilar |
|
|---|
| Jadwal Terbaru SIM Keliling Kuningan Besok 20 Mei 2026, Ada di Pasar Ciawigebang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Ilustrasi-Keracunan.jpg)