Berita Kuningan Hari Ini
Jelang Libur Nataru 2026, DPRD Jabar dan Pemkab Kuningan Antisipasi Lonjakan Wisata dan Kemacetan
Menjelang libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, potensi lonjakan kunjungan wisatawan di berbagai daerah diperkirakan akan meningkat
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Menjelang libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, potensi lonjakan kunjungan wisatawan di berbagai daerah diperkirakan akan meningkat. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kemacetan, terutama di kawasan objek wisata.
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, H Arief Maoshul Affandy, meminta pemerintah daerah serta petugas di objek-objek vital untuk bersiaga dan mampu mengurai kepadatan lalu lintas selama masa liburan. Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Kuningan, Minggu (14/12/2025).
“Untuk menghadapi liburan Nataru, kami berharap pemerintah dan petugas di lapangan mampu mengantisipasi kemacetan. Biasanya, persoalan lalu lintas selalu menjadi sorotan utama saat musim liburan,” ujar Arief.
Baca juga: Harga Emas di Bandung dan Cimahi Hari Ini 14 Desember 2025: Antam Stabil, Pegadaian Fluktuatif
Menurutnya, perkembangan destinasi wisata di Jawa Barat saat ini didominasi oleh wisata berbasis alam yang mengalami pertumbuhan pesat pascapandemi Covid-19. Namun, ia menilai masih banyak pekerjaan rumah, khususnya terkait aksesibilitas dan infrastruktur penunjang.
“Wisata alam berkembang sangat cepat setelah pandemi, tetapi persoalan akses menuju lokasi wisata masih kurang mendapat perhatian,” kata Arief.
Ia juga menambahkan bahwa jumlah destinasi wisata di Jawa Barat terus bertambah, sehingga pelayanan dan pengelolaan lalu lintas harus menjadi prioritas agar tidak menimbulkan kemacetan yang berkepanjangan.
Baca juga: Banjir Kepung 7 Kecamatan di Kabupaten Cirebon, Begini Kondisi Terkini Lansia yang Dievakuasi
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kuningan juga memberikan perhatian khusus terhadap kesiapan daerah dalam menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2026. Sebagai daerah yang dikenal memiliki beragam destinasi wisata, Kuningan diperkirakan akan menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan pada libur akhir tahun.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengatakan pihaknya akan segera menggelar rapat koordinasi bersama unsur pimpinan daerah untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan.
“Menjelang liburan akhir tahun, kami akan segera melakukan rapat koordinasi dengan unsur pimpinan daerah. Apalagi Kuningan memiliki banyak lokasi wisata yang menjadi tujuan pelancong,” ujar Bupati Dian saat ditemui di sela kegiatan penanaman pohon di kawasan wisata alam Lamping Kidang, Kampung Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kamis (11/12/2025).
Baca juga: DPK Aspanji Kabupaten Cirebon Dibentuk, Pengusaha Lokal Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah
Terkait perayaan pergantian tahun, Bupati Dian mengimbau masyarakat agar tidak merayakannya secara berlebihan. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk empati terhadap saudara-saudara di daerah lain yang terdampak bencana alam, khususnya di wilayah Sumatra dan Aceh.
“Untuk perayaan tahun baru, sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan. Kita harus ikut merasakan kondisi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” tuturnya.
Bupati Dian juga menyinggung rencana kegiatan hiburan musik terbuka yang hingga kini belum mendapat kepastian. Ia menyebut, apabila konser tersebut tetap dilaksanakan, maka konsep yang diusung akan lebih mengarah pada kegiatan sosial atau konser amal.
Baca juga: UPDATE Harga Emas 24 Karat Hari Ini 14 Desember 2025: Antam Stabil, Pegadaian Fluktuatif
“Hingga saat ini belum ada informasi lanjutan. Namun jika konser musik tetap digelar, kemungkinan besar kemasannya akan berupa bakti sosial atau konser amal,” katanya.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, Bupati Dian mengungkapkan bahwa pihaknya telah berhasil menggalang dana sebesar Rp 500 juta untuk membantu korban bencana alam. Namun, dana tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan, mengingat di Kabupaten Kuningan sendiri masih terdapat warga yang terdampak bencana dan rumahnya tidak layak huni.
“Kami telah mengumpulkan dana sekitar Rp 500 juta untuk bantuan korban bencana alam. Namun penyalurannya akan disesuaikan, karena di Kuningan sendiri juga masih banyak warga yang terdampak,” pungkasnya. (*)
| Nonton Pertandingan Voli Putri Wahana Ajaib vs Mutiara Galuh, Bupati Kuningan Dorong Sport Tourism |
|
|---|
| Polisi Tangkap Dukun Cabul di Kuningan, Kapolres AKBP Akbar Sebut Korban Lebih Dari Satu Orang |
|
|---|
| Penjual Rujak di Kuningan Pilih Bertahan di Tengah Kenaikan Harga Plastik dan Bahan Baku |
|
|---|
| Masa Libur Lebaran 1447 H, Jumlah Pendaki Gunung Ciremai Kuningan Tembus 500 Orang |
|
|---|
| Jalan Desa Cileuleuy Padat Merayap Akibat Volume Kendaraan Menuju Wisata Alam Palutungan Meningkat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/H-Arief-Maoshul-Affandy-Anggota-DPRD-Jawa-Barat.jpg)