Kisah Inspiratif
Kisah Farhan Irfanto, Pemuda Cirebon yang Sukses Bawa Kopi Indonesia Mendunia
Salah satu sosok muda yang kini getol mengusung kopi Indonesia ke panggung global adalah Farhan Irfanto (26), pemilik Uberall Roastery Cirebon
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspit
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Hari Kopi Sedunia yang diperingati setiap 1 Oktober bukan sekadar ajang merayakan minuman paling populer sejagat, tetapi juga momentum untuk mengenalkan kekayaan kopi nusantara.
Salah satu sosok muda yang kini getol mengusung kopi Indonesia ke panggung global adalah Farhan Irfanto (26), pemilik Uberall Roastery Cirebon sekaligus co-founder café roastery Meramanis di Jerman.
Kecintaan Farhan Irfanto pada kopi bermula sejak SMA.
“Waktu itu, sekitar 2016–2017, saya suka nongkrong di kafe dan memesan filter coffee, seperti V60. Saya hanya sekedar minum, belum benar-benar memahami kopi,” kata Farhan Irfanto saat ditemui di Kozi Budaraa, Jalan Bukit Dago Utara, Senin (30/9/2025).
Baca juga: Ngopi Bareng Simpatisan, Selly Gantina Sentil Soal Kesenjangan Madrasah dan Sekolah Umum di Cirebon
Segalanya berubah ketika ia pindah ke Jerman pada 2018. Suatu hari, ia memesan espresso di Hamburg, namun terkejut karena kopi yang datang berukuran kecil.
“Dari situ titik baliknya, saya sering beli cappuccino, tapi sebagai mahasiswa itu mahal, 3–4 euro sekali pesan. Akhirnya saya belajar bikin sendiri,” kata Farhan.
Berbekal rasa ingin tahu, ia mulai membeli alat-alat seduh, biji kopi, hingga belajar lewat YouTube.
Tak hanya itu, ia sering berkunjung ke roastery setempat di Hamburg.
“Saya bertanya langsung ke roaster tentang teknik roasting, menyeduh, dan mereka terbuka. Dari situlah saya mulai mendalami kopi,” ujarnya.
Saat pandemi Covid-19 melanda 2020, Farhan sempat kembali ke Indonesia. Di masa itu, ia memberanikan diri membuka usaha roastery kecil di Cirebon, cikal bakal Uberall Roastery.
Namun, karena harus melanjutkan aktivitas di Jerman, ia kembali ke Hamburg.
Di sanalah ia semakin serius, pada 2021–2022, ia mulai mengikuti kompetisi kopi internasional.
Salah satunya, ia menggunakan kopi excelsa dari petani Bandung dan Sumedang.
“Saya sempat juara empat German Brewers Cup 2022. Dari situ, saya makin percaya diri bahwa kopi Indonesia punya tempat di panggung dunia,” katanya.
| Kisah Inspiratif Sucipto, Sukses Berkat Gorengan Keliling Kampung hingga Buka 4 Cabang di Cirebon |
|
|---|
| Kisah Wagiman di Garut, Sukses Antarkan Anaknya Raih Gelar Doktor di Unpad |
|
|---|
| Kisah Reza, Petugas Damkar Majalengka yang Phobia Ular, Tapi Sering Harus Evakuasi Ular |
|
|---|
| Amel Bocah SD di Majalengka Urus Adik & Kakeknya yang Sakit, Rela Tak Main, Pernah Pingsan |
|
|---|
| Zera Menulis Buku 'Detektif Jamur' dari Tottori Jepang untuk Anak-anak Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Farhan-IrfantoSS.jpg)