Sabtu, 9 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Kebakaran SPU Cemara Indramayu Diduga Dipicu Percikan Api Akibat Gesekan Fasilitas Loading Pertamina

Polisi yang melakukan peninjauan ke TKP kebakaran di Losarang menduga api muncul saat proses loading.

Tayang:
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: taufik ismail
Istimewa/Dok Humas Polres Indramayu
KUNJUNGI SPU CEMARA - Jajaran Polres Indramayu saat meninjau fasilitas SPU Cemara yang sempat dilanda kebakaran belum lama ini di Desa Rajaiyang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Jumat (8/5/2026). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Penyebab kebakaran Stasiun Pengumpul Utama (SPU) Cemara, Desa Rajaiyang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, yang terjadi pada Rabu (6/5/2026) hingga kini masih didalami.

Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, peristiwa tersebut terjadi kira-kira pukul 12.15 WIB, tepat saat proses pemuatan minyak mentah sedang berlangsung.

Saat itu, menurut dia, percikan api tiba-tiba muncul dari konstruksi fasilitas loading - unloading SPU Cemara yang dioperasikan PT Pertamina EP Jatibarang Field tersebut.

"Percikan api tersebut secara cepat berkembang menjadi kobaran api besar akibat adanya material dan uap minyak yang mudah terbakar di lokasi," ujar Tarno dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/6/2026).

Ia mengatakan, api yang tiba-tiba membesar langsung merembet dan membakar sebagian instalasi serta satu unit mobil truk tangki berpelat nomor polisi E 9154 AI.

Pihaknya mengakui, saat itu sejumlah petugas operator dan pengamanan setempat telah berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Namun, akhirnya si jago merah dapat dikendalikan setelah Tim Penanggulangan Keadaan Darurat Pertamina EP Jatibarang Field turun tangan di lokasi kejadian.

"Upaya pemadaman intensif menggunakan air dan busa (foam) khusus untuk mengatasi kebakaran bahan bakar minyak. Api berhasil dilokalisir dan dipadamkan secara total kira-kira pukul 14.48 WIB," ujar Tarno.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materi yang ditimbulkan tampaknya cukup besar, karena mencakup kerusakan instalasi kilang dan satu unit kendaraan tangki yang ludes terbakar. 

Hingga kini, pihak perusahaan saat ini masih mendata total kerugian pasti akibat kebakaran di SPU Cemara yang berlokasi di Desa Rajaiyang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, itu.

Tarno menyampaikan, jajaran Polres Indramayu masih menyelidiki melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti munculnya api.

"Dugaan sementara menunjukkan adanya percikan api akibat gesekan pada fasilitas loading atau gangguan teknis pada instalasi yang memicu penyalaan uap minyak," kata Tarno.

Baca juga: Dalami Penyebab Kebakaran SPU Cemara Indramayu, Pertamina EP Bentuk Tim Investigasi

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved