Senin, 18 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Berita Indramayu Hari Ini

Nelayan Hilang yang Kapalnya Berputar-putar Tanpa Awak di Eretan Indramayu Ditemukan Meninggal

Nelayan asal Indramayu, Tohir (49), yang dinyatakan hilang, karena diduga tercebur ke laut ditemukan meninggal dunia di perairan Eretan

Tayang:
Istimewa/DOK. SATPOLAIRUD POLRES INDRAMAYU
EVAKUASI NELAYAN - Sejumlah petugas saat mengevakuasi nelayan yang tercebur ke laut saat mencari ikan di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Rabu (15/4/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Nelayan asal Indramayu, Tohir (49), yang dinyatakan hilang, karena diduga tercebur ke laut ditemukan meninggal dunia di perairan Eretan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu
  • Kasat Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana, mengatakan, korban ditemukan pertama kali oleh sejumlah nelayan yang tengah melaut menggunakan KM Sri Milik

 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Nelayan asal Indramayu, Tohir (49), yang dinyatakan hilang, karena diduga tercebur ke laut ditemukan meninggal dunia di perairan Eretan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.


Kasat Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana, mengatakan, korban ditemukan pertama kali oleh sejumlah nelayan yang tengah melaut menggunakan KM Sri Milik.


Saat itu, menurut dia, mereka juga sempat terkejut ketika mengangkat jaring yang telah ditebar, dan menemukan jenazah korban yang tersangkut pada alat tangkapnya.

Baca juga: Kapolda Jabar Kunjungi Ponpes Darul Ulum PUI Majalengka, 4 Orang Dapat Hadiah Umrah Gratis


"Kami bergegas mengevakuasinya setelah menerima laporan mengenai penemuan jenazah korban dari para nelayan," ujar Asep Suryana saat dihubungi melalui pesan singkatnya, Rabu (15/4/2026).


Ia mengatakan, berdasarkan laporan itu ternyata jenazah korban mulai tersangkut di jaring nelayan kira-kira pukul 07.20 WIB, dan baru berhasil dievakuasi ke KM Sri Milik kira-kira pukul 08.30 WIB.


Pihaknya pun sempat meminta bantuan dari kapal nelayan lain untuk membantu mengangkat jenazah korban yang posisinya tersangkut pada jaring ikan di KM Sri Milik.


"Setelah mengidentifikasi dan memastikan jenazah tersebut merupakan korban atas nama Tohir, kami langsung mengevakuasinya ke daratan menggunakan Kapal VIII-2005," kata Asep Surnyana.


Ia menyampaikan, petugas gabungan bertolak dari KM Sri Milik kira-kira pukul 09.10 WIB, dan tiba di Pelabuhan Perikanan Eretan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, kira-kira pukul 10.00 WIB.


Setibanya di daratan, jajarannya pun langsung menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.

Baca juga: Kejari Temukan Dugaan Pemotongan Dana Hibah KONI Majalengka dan Belanja Fiktif di Sejumlah Cabor


"Setelah jenazah korban berhasil ditemukan, operasi SAR pencarian orang hilang di perairan Eretan dinyatakan selesai, kemudian secara resmi ditutup," ujar Asep Suryana.


Diberitakan sebelumnya, korban berangkat melaut sendirian untuk mencari ikan menggunakan KM Julita Jaya pada Senin (13/4/2026) lalu kira-kira pukul 05.00 WIB.


Namun, KM Julita Jaya yang digunakan korban ditemukan berputar-putar tanpa awak oleh KM Sri Rejeki yang tengah menebar jaring di kawasan perairan Eretan kira-kira pukul 07.30 WIB.


Bahkan, awak KM Sri Rejeki pun sempat terkejut saat melihat KM Julita Jaya berlayar sendiri meski tak ada yang mengemudikannya, dan kedua kapal tersebut hampir bertabrakan.


Beruntung, awak KM Sri Rejeki bertindak cepat untuk segera menghindar, kemudian berinisiatif mengejarnya, dan langsung melompat ke KM Julita Jaya hingga mematikan mesinnya.


"Para nelayan memutuskan untuk menarik KM Julita Jaya ke dermaga Pelabuhan Eretan, karena dinilai membahayakan apabila dibiarkan di perairan," kata Asep Suryana.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved