Rabu, 29 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Atap Gedong Duwur Indramayu Ambruk Dimakan Usia, TACB: Belum Pernah Dipugar

Atap bagian depan Gedong Duwur di Jalan Mayor Dasuki, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, ambruk.

Tribun Cirebon/Ahmad Imam Baehaqi
ATAP AMBRUK - Kondisi atap Gedong Dawur yang ambruk, di Jalan Mayor Dasuki, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Selasa (10/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Atap bagian depan Gedong Duwur di Jalan Mayor Dasuki, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, ambruk
  • Puing-puing atap salah satu bangunan bersejarah di Kabupaten Indramayu yang dibangun pada 1866 tersebut tampak berserakan di lantainya

 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Atap bagian depan Gedong Duwur di Jalan Mayor Dasuki, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, ambruk.


Puing-puing atap salah satu bangunan bersejarah di Kabupaten Indramayu yang dibangun pada 1866 tersebut tampak berserakan di lantainya.


Bahkan, kondisi atap bagian depan di sisi kanan Gedong Duwur terlihat menggantung seperti tinggal menunggu waktu untuk ambruk seluruhnya.


Selain itu, material atap yang kondisinya lapuk dari mulai genting, kayu, dan lainnya tampak berserakan di lantai Gedong Duwur.

Baca juga: Kenapa Thom Haye Tak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?


Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), Dedy S Musashi, mengatakan, atap Gedong Duwur yang kini berusia 160 tahun itu ambruk pada Jumat (6/3/2026) lalu.


Sebab, menurut dia, seluruh areal Gedong Duwur masih asli, dan belum pernah dipugar sekalipun, sehingga bangunannya ambruk dimakan usia.


"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Indramayu terkait atap yang ambruk ini," kata Dedy S Musashi saat ditemui di Gedong Duwur, Selasa (10/3/2026).


Ia mengatakan, TACB dan Disdikbud Kabupaten Indramayu juga telah turun langsung meninjau kondisi atap Gedong Duwur yang ambruk tersebut.


Selain itu, pihaknya pun memasang garis pengaman di sekitar Gedong Duwur untuk mencegah masyarakat mendekatinya, karena berpotensi membahayakan.


"Kami juga akan melaporkan kondisi Gedong Duwur ke Balai Pelestarian Kebudayaan IX Jabar hingga Kementerian Kebudayaan RI," ujar Dedy S Musashi.

Baca juga: Bukber Rasa Sultan di Cirebon! Ada Pawon Kayu Bakar hingga Turkish Coffee Jadi Rebutan Tamu


Dedi menyampaikan, hingga kini belum ada penanganan lebih lanjut dari stakeholder terkait mengenai atap Gedong Duwur yang ambruk tersebut.


Diketahui, Gedong Duwur dibangun pada tahun 1866 atau bersamaan pembentukan Distrik Indramayu yang berada di bawah Karesidenan Cirebon. 


Di masa awal pendiriannya, bangunan yang berada di dalam areal asrama TNI itu difungsikan sebagai kantor sekaligus tempat tinggal Asisten Residen.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved