Atap Gedong Duwur Indramayu Ambruk Dimakan Usia, TACB: Belum Pernah Dipugar
Atap bagian depan Gedong Duwur di Jalan Mayor Dasuki, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, ambruk.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ringkasan Berita:
- Atap bagian depan Gedong Duwur di Jalan Mayor Dasuki, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, ambruk
- Puing-puing atap salah satu bangunan bersejarah di Kabupaten Indramayu yang dibangun pada 1866 tersebut tampak berserakan di lantainya
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Atap bagian depan Gedong Duwur di Jalan Mayor Dasuki, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, ambruk.
Puing-puing atap salah satu bangunan bersejarah di Kabupaten Indramayu yang dibangun pada 1866 tersebut tampak berserakan di lantainya.
Bahkan, kondisi atap bagian depan di sisi kanan Gedong Duwur terlihat menggantung seperti tinggal menunggu waktu untuk ambruk seluruhnya.
Selain itu, material atap yang kondisinya lapuk dari mulai genting, kayu, dan lainnya tampak berserakan di lantai Gedong Duwur.
Baca juga: Kenapa Thom Haye Tak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?
Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), Dedy S Musashi, mengatakan, atap Gedong Duwur yang kini berusia 160 tahun itu ambruk pada Jumat (6/3/2026) lalu.
Sebab, menurut dia, seluruh areal Gedong Duwur masih asli, dan belum pernah dipugar sekalipun, sehingga bangunannya ambruk dimakan usia.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Indramayu terkait atap yang ambruk ini," kata Dedy S Musashi saat ditemui di Gedong Duwur, Selasa (10/3/2026).
Ia mengatakan, TACB dan Disdikbud Kabupaten Indramayu juga telah turun langsung meninjau kondisi atap Gedong Duwur yang ambruk tersebut.
Selain itu, pihaknya pun memasang garis pengaman di sekitar Gedong Duwur untuk mencegah masyarakat mendekatinya, karena berpotensi membahayakan.
"Kami juga akan melaporkan kondisi Gedong Duwur ke Balai Pelestarian Kebudayaan IX Jabar hingga Kementerian Kebudayaan RI," ujar Dedy S Musashi.
Baca juga: Bukber Rasa Sultan di Cirebon! Ada Pawon Kayu Bakar hingga Turkish Coffee Jadi Rebutan Tamu
Dedi menyampaikan, hingga kini belum ada penanganan lebih lanjut dari stakeholder terkait mengenai atap Gedong Duwur yang ambruk tersebut.
Diketahui, Gedong Duwur dibangun pada tahun 1866 atau bersamaan pembentukan Distrik Indramayu yang berada di bawah Karesidenan Cirebon.
Di masa awal pendiriannya, bangunan yang berada di dalam areal asrama TNI itu difungsikan sebagai kantor sekaligus tempat tinggal Asisten Residen.
| Jadwal SIM Keliling di Indramayu Hari Ini 14 April 2026, di Balai Desa Pabean Udik dan Larangan |
|
|---|
| Optimalkan Pajak 2026, Pemkab Indramayu Perkuat Sinergi dengan Kanwil DJP Jawa Barat II |
|
|---|
| Viking Indramayu Puas Persib Kalahkan Bali United: Bisa Cetak Gol Meski Tanding Dengan 10 Pemain |
|
|---|
| Kesaksian Sopir Mobil Kopdes Merah Putih Seruduk Rombongan Santriwati di Indramayu |
|
|---|
| Ponpes Al Urwatul Wutsqo Beberkan Kondisi 3 Korban yang Ditabrak Mobil Kopdes Merah Putih |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Kondisi-atap-yang-ambrukD.jpg)