Berita Indramayu Hari Ini
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Imbau Warga Indramayu Berikan Data Secara Jujur dan Tanpa Rekayasa
SE 2026 di Kabupaten Indramayu secara resmi dimulai setelah dilaunching langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Indramayu secara resmi dimulai setelah dilaunching langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim.
Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Indramayu, Dudi Barmana, mengimbau, para pelaku usaha di Kabupaten Indramayu untuk memberikan data secara jujur dan tanpa rekayasa.
Sebab, menurut dia, SE 2026 tidak hanya mendata jumlah dan sebaran usaha, tetapi memotret struktur ekonomi, karakteristik dan profil perusahaan, tingkat produktivitas, daya saing usaha, hingga perkembangan ekonomi digital.
Baca juga: Bupati Indramayu Luncurkan Wong Reang Apps dan Canangkan Sensus Ekonomi 2026
"SE 2026 bersifat rahasia dan tidak ada kaitannya dengan perpajakan, sehingga pelaku usaha tidak perlu khawatir untuk memberikan data secara jujur," kata Dudi Barmana saat ditemui usai Launching Wong Reang Apps dan Pencanangan SE 2026 di Aula Ki Tinggil Setda Kabupaten Indramayu, Jalan Letjen Sutoyo, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jumat (6/3/2026).
Ia mengatakan, SE 2026 merupakan sensus di bidang ekonomi yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.
Pihaknya pun bersyukur SE 2026 di Kabupaten Indramayu didukungan penuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu melalui Surat Edaran Bupati Indramayu kepada seluruh perangkat daerah untuk mengawal proses pendataan di wilayah masing-masing.
"Kami berterima kasih kepada Pemkab Indramayu yang telah memberikan atensi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan SE 2026 di Kabupaten Indramayu," ujar Dudi Barmana.
Baca juga: Viking Istirahatkan Slogan ‘Bonek Viking Satu Hati’, Umuh Muchtar: Persib dan Surabaya Itu Keluarga
Sementara, Kepala BPS Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, mengapresiasi komitmen Pemkab Indramayu dalam mendukung pelaksanaan SE 2026.
Selain itu, sensus tersebut juga menjadi pekerjaan besar, karena Jawa Barat menyumbang hingga 20 persen pelaku usaha nasional, dan data yang diperoleh menjadi pertimbangan bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan.
"Setelah SE 2026, kita akan memiliki gambaran struktur ekonomi Kabupaten Indramayu yang dapat menjadi dasar perumusan kebijakan sosial dan ekonomi," kata Margaretha Ari Anggorowati.
Dalam kesempatan itu, Margaretha juga turut menyerahkan rompi Sensus Ekonomi 2026 kepada Bupati Indramayu, Lucky Hakim, sebagai simbol dimulainya pelaksanaan SE 2026 di Kabupaten Indramayu.
| Mulai Mei, Kadiskominfo Indramayu Imbau Responden Jujur Saat Isi Data Sensus Ekonomi 2026 |
|
|---|
| Diskominfo - BPS Indramayu Terima Kunjungan DPRD Tulungagung, Bahas Persiapan Sensus Ekonomi 2026 |
|
|---|
| Pertamina Patra Niaga Balongan Ajak Mahasiswa Kenali Proses Produksi Hingga Produk Lokal Indramayu |
|
|---|
| Perkuat Layanan Air Bersih, Bupati Indramayu Luncurkan Aplikasi Banyu Digital |
|
|---|
| Komisi II DPRD Indramayu Sidak Puskesmas Widasari, Soroti Kekurangan Dokter Gigi dan Stok Obat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Kepala-BPS-Jawa-Barat-Margaretha-Ari-Anggorowati-tengah-saat-menyerahkan-rompiDD.jpg)