Sabtu, 9 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Bupati Indramayu Luncurkan Wong Reang Apps dan Canangkan Sensus Ekonomi 2026

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, resmi meluncurkan Wong Reang Apps dan mencanangkan Sensus Ekonomi (SE) 2026

Tayang:
DOK. DISKOMINFO INDRAMAYU
PELUNCURAN WONG REANG - Bupati Indramayu, Lucky Hakim, saat menyampaikan sambutan dalam Peluncurann Wong Reang Apps dan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Aula Ki Tinggil Setda Kabupaten Indramayu, Jalan Letjen Sutoyo, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jumat (6/3/2026) 
Ringkasan Berita:

 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Bupati Indramayu, Lucky Hakim, resmi meluncurkan Wong Reang Apps dan mencanangkan Sensus Ekonomi (SE) 2026.


Kegiatan yang berlangsung di Aula Ki Tinggil Setda Kabupaten Indramayu itu tampak dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, Forkopimda Kabupaten Indramayu, dan lainnya.


‎Lucky Hakim mengatakan, kehadiran Wong Reang Apps patut diapresiasi, karena mampu mengintegrasikan layanan seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu dalam satu sistem.

Baca juga: Sosialisasikan Wong Reang Apps, Diskominfo Indramayu Dorong Digitalisasi Layanan Publik dan UMKM


Menurut dia, keterbukaan informasi merupakan hak masyarakat sekaligus menjadi reputasi bagi pemerintah sebagai pelayan publik, sehingga harus dimaksimalkan untuk memperluas jangkauan pelayanannya.


"Kami meyakini, jika pelayanan publik terbuka dan terintegrasi, maka kepercayaan masyarakat dan investor akan meningkat," kata Lucky Hakim saat ditemui di Setda Kabupaten Indramayu, Jalan Letjen Sutoyo, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jumat (6/3/2026).


Ia mengatakan, SE 2026 juga sangat penting dilaksanakan, khususnya di tengah dinamika pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat seperti sekarang.


Pasalnya, tanpa data yang valid dan mutakhir, pemerintah tidak dapat menentukan arah kebijakan secara tepat, sehingga data yang didapat dari SE 2026 bakal dijadikan bahan pertimbangan untuk merumuskan setiap kebijakan.


Namun, pihaknya mengakui tantangan dalam pelaksanaan SE 2026 juga cukup besar, dan jajaran pemda, camat, kepala desa hingga RT dan RW diminta membantu proses pendataan tersebut.


‎"Kalau datanya tidak benar, maka hasilnya juga tidak benar, sehingga SE 2026 harus didukung semua elemen untuk mendapatkan data yang benar-benar valid," ujar Lucky Hakim.

Baca juga: Viking Istirahatkan Slogan ‘Bonek Viking Satu Hati’, Umuh Muchtar: Persib dan Surabaya Itu Keluarga


‎Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, Suwenda, menyampaikan, Wong Reang Apps merupakan super apps yang mengintegrasikan berbagai layanan publik di lingkungan Pemkab Indramayu dalam satu platform.

‎"Aplikasi ini dibangun untuk mendukung 14 program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Indramayu sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2025–2029, dan mewujudkan pelayanan publik yang transparan serta efisien," kata Suwenda.

Wong Reang Apps menyediakan beragam fitur dari mulai informasi dan berita pemerintah, layanan aduan masyarakat, layanan kesehatan, cek pajak daerah, layanan PDAM, hingga informasi lengkap tentang Kabupaten Indramayu


"Kami juga membuka ruang komunikasi dan masukan dari seluruh elemen masyarakat Kabupaten Indramayu untuk pengembangan fitur Wong Reang Apps, sehingga lebih lengkap, dan mampu mengakomodir berbagai kebutuhan," ujar Suwenda.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved