Kamis, 30 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Petugas Haji Daerah

Hanya Andalkan Ketua Kloter dan TKHI, Indramayu Setop Pengiriman Petugas Haji Daerah

Hanya Andalkan Ketua Kloter dan TKHI, Indramayu Setop Pengiriman Petugas Haji Daerah

Tayang:
Tribun Cirebon/TribunCirebon.com/ Ahmad Imam Baehaqi
Sejumlah ketua kloter, pembimbing ibadah, dan TKHI se-Jawa Barat saat mengikuti diklat di Asrama Haji Provinsi Jawa Barat, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Rabu (11/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Kabupaten Indramayu tidak mengirimkan petugas haji daerah pada musim haji 2026 akibat kebijakan efisiensi anggaran. 
  • Pendampingan jemaah hanya dilakukan oleh 21 petugas yang terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, dan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI). 
  • Seluruh petugas tersebut saat ini mengikuti diklat di Asrama Haji Jawa Barat sebelum bertugas mengawal ribuan jemaah ke Tanah Suci.

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kabupaten Indramayu tampaknya tidak mengirimkan petugas haji daerah dalam pelaksanaan ibadah haji 2026 akibat dampak efisiensi anggaran.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Indramayu, Effendy, mengatakan, dalam ibadah haji tahun ini hanya menyiapkan ketua kelompok terbang (kloter), pembimbing ibadah, dan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).

Namun, menurut dia, ketua kloter hingga pembimbing ibadah disiapkan jajaran Kementerian Haji dan Umrah, sedangkan TKHI disiapkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat.

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini Ambruk! Turun Rp 7.000, Kini di Level Rp 2,947 Juta per Gram


"Tahun ini tidak ada petugas atau pemandu haji daerah, karena kebijakan efisiensi anggaran, dan kondisi tersebut terjadi di banyak kota serta kabupaten se-Jawa Barat, bukan hanya Indramayu," kata Effendy saat ditemui di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Indramayu, Jalan Golf, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Rabu (11/2/2026).

Ia mengatakan, jumlah ketua kloter, pembimbing ibadah, dan TKHI di Kabupaten Indramayu mencapai 21 orang, tetapi dalam pelaksanaan tugasnya tetap bersama-sama.

Pihaknya mengakui, 21 orang tersebut bakal bertugas untuk mengawal ribuan jemaah haji asal Kabupaten Indramayu yang direncanakan terbang ke Tanah Suci dalam waktu dekat.

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini Ambruk! Turun Rp 7.000, Kini di Level Rp 2,947 Juta per Gram


"21 orang itu terdiri dari enam ketua kloter, empat pembimbing haji, dan 11 tenaga kesehatan, sehingga mereka akan berbagi tugas mengawal jemaah haji Indramayu selama berada di Arab Saudi," ujar Effendy.

Saat ini, mereka tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) yang digelar Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah Jawa Barat di Asrama Haji Provinsi Jawa Barat, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu.

Diklat yang dilaksanakan selama sepekan penuh itu pun tampak diikuti ratusan ketua kloter, pembimbing ibadah, dan TKHI dari seluruh kota serta kabupaten di Jawa Barat.

Baca juga: Pecah Rekor! Hari Jadi ke-186 Majalengka Dihadiri Jaksa Agung, Erick Thohir hingga KPK


Effendy mengingatkan agar 21 ketua kloter, pembimbing ibadah, hingga TKIH Kabupaten Indramayu tersebut harus memastikan kehadirannya mampu memberikan dampak nyata.

Pasalnya, selama pelatihan itu mereka telah mendapatkan pembekalan menyeluruh terkait tugas dan tanggung jawabnya dalam mendampingi para jemaah haji asal Kabupaten Indramayu.

"Selama diklat itu, mereka mempelajari berbagai regulasi dan tugas operasional yang akan dijalankan selama penyelenggaraan ibadah haji, sehingga harus optimal di lapangan," kata Effendy.

 
 

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved