Selasa, 5 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Berita Indramayu Hari Ini

Pengabdian Masyarakat Dorong Daya Saing UMKM Mantan Pekerja Migran di Indramayu

Pengabdian Masyarakat Dorong Daya Saing UMKM Mantan Pekerja Migran di Indramayu

Tayang:
Tribuncirebon.com/Dok. Polindra
Pengabdian Masyarakat Dorong Daya Saing UMKM Mantan Pekerja Migran di Indramayu 

TRIBUNCIREBON.COM- Tim Dosen Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. 

Kegiatan ini difokuskan pada pemberdayaan sosial ekonomi, khususnya peningkatan daya saing UMKM yang dikelola mantan pekerja migran di Kabupaten Indramayu.

Tim pengabdian ini terdiri dari Yaqutina Marjani, Nur Budi, dan Alifia Puspaningrum. 

Lewat pengabdian ini, para Dosen Polindra bertujuan mendukung program Pemerintah Kabupaten Indramayu tahun 2025, terutama dalam penguatan kualitas sumber daya manusia dan peningkatan pelayanan publik.

Baca juga: UPDATE Harga Emas Antam Hari Ini 16 Desember 2025 di Indramayu dan Majalengka Cukup Stabil

Salah satu Dosen Polindra, Yaqutina Marjani mengatakan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan pelatihan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi mantan pekerja migran.

“Pengabdian kepada masyarakat ini kami rancang untuk memberikan dampak nyata. Kami ingin pelaku UMKM binaan mantan pekerja migran memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini,” ujar Yaqutina, Selasa (16/12/2025).

Salah satu sasaran kegiatan adalah UMKM binaan Migrant CARE Indramayu, organisasi masyarakat sipil yang aktif melakukan pendampingan pekerja migran hingga tingkat desa.

Berdasarkan hasil wawancara dengan staf Migrant CARE Indramayu, ditemukan bahwa desain kemasan produk masih menjadi kendala utama. Hal ini berdampak pada rendahnya nilai jual produk di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

Baca juga: UPDATE Harga Emas Antam Hari Ini 16 Desember 2025 di Indramayu dan Majalengka Cukup Stabil

Dosen lainnya, Nur Budi menilai, kemasan memiliki peran penting dalam membangun persepsi konsumen.

“Produk UMKM sebenarnya sudah bagus, tetapi belum didukung kemasan yang menarik. Padahal, kemasan adalah kesan pertama yang dilihat konsumen dan sangat menentukan keputusan membeli,” kata Nur Budi.

Menjawab tantangan tersebut, Dosen Polindra memberikan solusi melalui pelatihan desain kemasan dan strategi promosi berbasis digital. Media sosial dipilih karena dinilai lebih efektif dan terjangkau bagi pelaku UMKM.

Sementara itu, Alifia Puspaningrum menjelaskan bahwa pelatihan difokuskan pada praktik langsung agar peserta mudah memahami materi.

Baca juga: UPDATE Harga Emas Antam Hari Ini 16 Desember 2025 di Indramayu dan Majalengka Cukup Stabil

“Kami menggunakan pendekatan workshop berbasis praktik. Peserta langsung mencoba mendesain kemasan produk mereka sendiri dengan aplikasi yang sederhana dan mudah dioperasikan,” ujar Alifia.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali materi dasar desain kemasan, mulai dari pemilihan warna, tipografi, tata letak, hingga penguatan identitas merek sebagai bagian dari strategi branding.

Baca juga: UPDATE Harga Emas Antam Hari Ini 16 Desember 2025 di Indramayu dan Majalengka Cukup Stabil

“Dengan kemasan yang lebih menarik dan promosi yang tepat sasaran, UMKM binaan Migrant CARE Indramayu diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing produk, serta menumbuhkan kepercayaan konsumen,” kata dia.

Kegiatan pengabdian dosen ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan mantan pekerja migran dan masyarakat sekitar.
 
 
 

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved