Berita Indramayu Hari Ini
Pemkab Indramayu Perluas Cakupan Layanan ARV di 16 Puskesmas, Ini Tujuannya
Pemkab Indramayu memperluas cakupan layanan antiretroviral (ARV) bagi pengidap HIV di 16 puskesmas se-Kabupaten Indramayu.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ringkasan Berita:
- Pemkab Indramayu memperluas cakupan layanan antiretroviral (ARV) bagi pengidap HIV di 16 puskesmas se-Kabupaten Indramayu.
- Sebelumnya layanan ARV hanya tersedia di dua rumah sakit di Kabupaten Indramayu yakni RSUD Indramayu dan RS Bhayangkara Losarang
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu memperluas cakupan layanan antiretroviral (ARV) bagi pengidap HIV di 16 puskesmas se-Kabupaten Indramayu.
Sebelumnya layanan ARV hanya tersedia di dua rumah sakit di Kabupaten Indramayu, yakni RSUD Indramayu dan RS Bhayangkara Losarang.
Staf Ahli Bupati Indramayu Bidang SDM dan Kemasyarakatan, Deden Boni Koswara, mengatakan, kebijakan itu merupakan upaya untuk mempermudah layanan dan melanjutkan program yang komprehensif.
Menurut dia, perluasan cakupan layanan pemberian ARV dan lainnya di 16 puskesmas tersebut merupakan salah satu strategi dalam pencegahan serta penanganan HIV/AIDS di Kabupaten Indramayu.
Baca juga: Jelang Pilwu 2025, Bupati Indramayu Ingatkan Calon Kuwu Harus Siap Menang dan Siap Kalah
"Penambahan layanan ARV di 16 puskesmas ini untuk mendekatkan dan mempermudah pelayanan kesehatan bagi pasien maupun keluarganya," ujar Deden Boni Koswara dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/12/2025).
Ia mengatakan, Pemkab Indramayu juga berkomitmen untuk mempercepat implementasi strategi SULUH di lapangan dalam penanggulangan HIV/AIDS.
Dari mulai penyebaran informasi secara luas, peningkatan temuan kasus, memastikan pengobatan berkelanjutan bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA), dan lainnya.
Pihaknya berharap, langkah-langkah tersebut dapat mencegah penyebaran sekaligus meningkatkan kualitas hidup ODHA agar semakin berdaya.
"Kasus HIV/AIDS bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga terkait erat dengan aspek sosial, ekonomi, politik, dan budaya," kata Deden Boni Koswara.
Karenanya, diperlukan kerja sama berbagai pihak yang terkoordinasi dan terintegrasi untuk mencapai target Three Zero di Kabupaten Indramayu pada 2030.
Baca juga: Kalender Desember 2025: Masih Ada Tanggal Merah dan Cuti Bersama Gunakan untuk Liburan Akhir Tahun
Di antaranya, tidak ada infeksi baru HIV/AIDS, tidak ada kematian akibat HIV/AIDS, dan tidak ada stigma maupun diskriminasi terhadap ODHA.
"Kami juga mendorong seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi, menghilangkan stigma, dan memastikan layanan HIV/AIDS yang berkelanjutan serta mudah diakses," ujar Deden Boni Koswara.
| Sejumlah Upaya Pemkab Indramayu Untuk Tingkatkan Kunjungan Wisata, Salah Satunya Promosi Digital |
|
|---|
| Pelayanan Polres Indramayu di MPP Semakin Lengkap, Perpanjangan SIM Hingga Laporan Kehilangan |
|
|---|
| Luas Lahan Untuk Pengembangan Industri Perikanan Capai Puluhan Hektare, Ini Kata Wabup Indramayu |
|
|---|
| Menkop RI Dorong Pengembangan Industri Perikanan Terpadu di Indramayu |
|
|---|
| Nelayan Hilang yang Kapalnya Berputar-putar Tanpa Awak di Eretan Indramayu Ditemukan Meninggal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/layanan-antiretroviralF-DEDEN.jpg)