Lapas Narkotika Cirebon Blokir Sinyal Seluler dari Dalam Penjara, Ini Tujuannya
Sejumlah petugas tampak sibuk menaiki tangga aluminium sambil memasang perangkat elektronik di sudut bangunan lapas Narkotika Cirebon
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ringkasan Berita:
- Pagar kawat berduri menjulang tinggi mengelilingi area steril Lapas Narkotika Kelas II A Cirebon
- Di balik tembok kusam itu, sejumlah petugas tampak sibuk menaiki tangga aluminium sambil memasang perangkat elektronik di sudut bangunan lapas
- Perangkat itu bukan kamera biasa
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Pagar kawat berduri menjulang tinggi mengelilingi area steril Lapas Narkotika Kelas II A Cirebon.
Di balik tembok kusam itu, sejumlah petugas tampak sibuk menaiki tangga aluminium sambil memasang perangkat elektronik di sudut bangunan lapas.
Perangkat itu bukan kamera biasa.
Jajaran Lapas Narkotika Cirebon tengah memasang jammer atau penangkal sinyal seluler demi memutus komunikasi ilegal dari dalam penjara, Jumat (22/5/2026).
Baca juga: Puluhan Warga Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Lapas Majalengka
Pemasangan dimulai sekitar pukul 12.00 WIB dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Staff KPLP, Seksi Kamtib, Seksi Binadik hingga jajaran Sarpras.
Dari pantauan di lokasi, beberapa petugas berdiri mengawasi proses pemasangan di area pembatas lapas.
Satu petugas terlihat menaiki tangga sambil membawa perangkat hitam menyerupai pemancar sinyal, sementara rekannya dengan ban lengan bertuliskan 'Watnal' menjaga kestabilan tangga dari bawah.
Aktivitas dilakukan secara gotong royong sebagai bentuk keseriusan jajaran lapas dalam memperkuat sistem keamanan internal.
Kepala Lapas Narkotika Cirebon, Machda Landasny mengatakan, pemasangan jammer menjadi langkah konkret untuk memberantas penggunaan alat komunikasi ilegal di dalam lapas.
“Pemberantasan alat komunikasi ilegal bukan hanya tugas regu pengamanan, tetapi tanggung jawab bersama seluruh komponen Lapas,” ujar Machda saat diwawancarai media, Jumat (22/5/2026).
Menurutnya, jammer dipasang di area-area strategis guna memblokir sinyal seluler yang kerap dimanfaatkan warga binaan menggunakan ponsel gelap.
Dengan alat tersebut, pihak lapas berharap komunikasi ilegal yang berpotensi memicu gangguan keamanan dapat ditekan secara signifikan.
Langkah ini juga menjadi bagian dari pencegahan terhadap praktik-praktik negatif seperti peredaran narkoba, penipuan hingga potensi pelarian yang difasilitasi perangkat komunikasi ilegal.
Baca juga: Viking Alengka Tak Gelar Nobar Persib Bandung vs Persijap, Ketua : Demi Keamanan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Jajaran-petugas-Lapas-Narkotika-Kelas-II-A-Cirebon-tengah-memasang-jammerS.jpg)