Pemilih di Kota Cirebon Mendadak Bertambah 2.944 Orang, Bawaslu Buka Suara
Ada tambahan hampir 3.000 pemilih menurut pemutakhiran yang dilakukan oleh Bawaslu Kota Cirebon.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Jumlah pemilih di Kota Cirebon mendadak bertambah sebanyak 2.944 orang.
Kenaikan ini terungkap dari hasil pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) triwulan I-2026 yang dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat.
Komisioner Bawaslu Kota Cirebon, Nurul Fajri mengatakan, penambahan tersebut merupakan hasil temuan dari pengawasan langsung yang dilakukan pihaknya.
“Penambahan tersebut terungkap dari hasil pengawasan PDPB yang dilakukan pihak kami,” ujar Fajri, saat diwawancarai di Cirebon, Senin (6/4/2026).
Ia menjelaskan, jumlah pemilih pada triwulan I-2026 tercatat sebanyak 258.723 orang.
Angka itu meningkat dibandingkan daftar pemilih tetap (DPT) pada Pilkada 2024 yang berjumlah 255.779 pemilih.
“Artinya, ada penambahan 2.944 pemilih. Ini cukup signifikan angkanya,” ucapnya.
Menurutnya, pengawasan yang dilakukan Bawaslu bertujuan untuk memastikan integritas data pemilih tetap terjaga, mengingat hal tersebut menjadi faktor krusial dalam penyelenggaraan pemilu.
“Salah satu aspek penting untuk keberhasilan pemilu maupun pemilihan adalah integritas data pemilih. Kami berusaha memastikan data pemilih ini akurat dan validitasnya tinggi,” ujar dia.
Fajri menambahkan, sebelum rapat pleno berlangsung, pihaknya telah menyampaikan surat imbauan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon sebagai langkah pencegahan.
Selain itu, Bawaslu juga memberikan sejumlah saran perbaikan terhadap data pemilih hasil temuan di lapangan.
“Kami juga memberikan saran perbaikan terkait sejumlah data pemilih hasil temuan untuk diverifikasi lebih lanjut oleh KPU. Dan KPU Kota Cirebon sudah menindaklanjuti saran perbaikan tersebut,” katanya.
Ketua Bawaslu Kota Cirebon, Devi Siti Sihatul Afiah menegaskan, bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan saat rapat pleno, tetapi juga sejak proses awal pemutakhiran data.
“Pengawasan dilakukan tidak hanya saat rapat pleno, tetapi juga pada proses pencocokan terbatas (coktas),” ujar Devi.
| Turun Langsung ke Kelurahan, Ini Cara Bawaslu Kota Cirebon Jaga Data Pemilih Tetap 'Hidup' |
|
|---|
| Bawaslu Ungkap Ancaman Baru Jelang Pemilu 2029 di Cirebon |
|
|---|
| Bawaslu Cirebon Gerak Cepat, Awasi Proses Coktas Data Pemilih Berkelanjutan Hingga Rutan dan Lapas |
|
|---|
| Tak Ada Tahapan Pemilu, Bawaslu Kota Cirebon Aktif Sosialisasi Demokrasi ke Sekolah |
|
|---|
| Imbas Efisiensi Anggaran, Pegawai Bawaslu Kota Cirebon Bisa WFA, Tapi Cuma 2 Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Dua-Komisioner-Bawaslu-Kota.jpg)