Selasa, 28 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Rumah Warga di Suranenggala Cirebon Terbakar Saat Ditinggal Kosong, Api Diduga Muncul dari Atap

Sebuah rumah milik warga di Desa Surakidul, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ludes terbakar

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Istimewa
RUMAH WARGA TERBAKAR - Tangkapan layar peristiwa kebakaran di rumah milik warga di Desa Surakidul, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ludes terbakar saat dalam kondisi kosong ditinggal pemiliknya pada Sabtu (14/3/2026) dini hari 

Ringkasan Berita:
  • Rumah milik warga di Desa Surakidul, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ludes terbakar saat dalam kondisi kosong ditinggal pemiliknya pada Sabtu (14/3/2026) dini hari
  • Api diduga pertama kali muncul dari bagian atap rumah sebelum akhirnya membesar dan menghanguskan hampir seluruh bangunan

 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto


TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Sebuah rumah milik warga di Desa Surakidul, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ludes terbakar saat dalam kondisi kosong ditinggal pemiliknya pada Sabtu (14/3/2026) dini hari.


Api diduga pertama kali muncul dari bagian atap rumah sebelum akhirnya membesar dan menghanguskan hampir seluruh bangunan.


Kebakaran tersebut pertama kali dilaporkan warga kepada petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Cirebon sekitar pukul 03.18 WIB.


Laporan disampaikan oleh seorang warga bernama Fuji yang melihat kejadian tersebut.

Baca juga: Ditinggal Istri Jadi PMI, Satpam Bank Asal Indramayu Rudapaksa Anak Kembarnya Berkali-kali


Kabid Kedaruratan DPKP Kabupaten Cirebon, Eno Sudjana mengatakan, setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.


“Setelah menerima telepon dari pelapor terkait adanya kebakaran rumah di Desa Surakidul, armada dan anggota Regu 2 Damkar Sektor Gunung Jati langsung meluncur ke lokasi kejadian,” ujar Eno Sudjana dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/3/2026).


Petugas berangkat menuju lokasi pada pukul 03.22 WIB dan tiba sekitar lima menit kemudian, tepatnya pukul 03.27 WIB. 


Saat tiba di lokasi, kobaran api sudah terlihat cukup besar dan membakar bagian atap rumah.


Karena lokasi rumah berada di kawasan padat penduduk, petugas kemudian meminta bantuan tambahan dari Pos Damkar Sektor Weru guna mempercepat proses pemadaman dan mencegah api merembet ke rumah lain di sekitarnya.


“Untuk meminimalisir penyebaran api karena lokasi berada di area padat penduduk, Sektor Gunung Jati meminta bantuan armada dari Pos Sektor Weru,” ucapnya.


Berdasarkan keterangan warga sekitar, rumah tersebut memang sedang tidak dihuni saat kejadian berlangsung.


Warga juga sempat melihat kepulan asap yang muncul dari bagian atap rumah sebelum api membesar.


“Menurut keterangan tetangga, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya. Api awal diduga berasal dari korsleting arus listrik di bagian atap ruang tengah,” jelas dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved