Minggu, 26 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Arus Mudik Lebaran 2026

Daftar Jalur Alternatif Saat Arus Mudik di Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan

Ini dia sejumlah jalur alternatif saat arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Ciayumajakuning.

Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Jalan Majalengka-Cikijing yang menjadi jalur alternatif saat arus mudik dan balik Lebaran 2026. 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Sejumlah jalur utama diprediksi bakal terjadi kemacetan saat arus mudik dan balik lebaran 2026. 

Sebagai antisipasi, Dinas Perhubungan memberikan sejumlah pilihan jalur alternatif bagi pemudik dari dan ke berbagai tujuan di Jawa Barat. 

Kepala Dinas Perhubungan, Dhani Gumelar mengatakan, terdapat jalur alternatif dimasing-masing wilayah seperti Utara, Tengah, Barat dan Selatan.

Jalur Utara, terdapat delapan jalur alternatif yakni Sukamandi-Kalijati (22 kilometer), Pamanukan-Subang (31 kilometer), Kadipaten-Jatitujuh-Jatibarang (40,7 kilometer) dan Haurgeulis-Patrol (19 kilometer).

Kemudian Cikamurang-Jangga (35 kilometer), Budur-Tegalgubug-Jagapura-Mundu (32 kilometer), Losari-Ciledug-Cidahu-Kuningan (95 kilometer) serta Cirebon-Sumber-Rajagaluh-Majalengka (32 kilometer).

Jalur tengah Jawa Barat, terdapat empat jalur alternatif, di antaranya Subang-Lembang-Bandung (41 kilometer), Sumedang-Jalan Cagak-Wanayasa-Purwakarta (85 kilometer), Talaga-Bantarujeg-Wado-Sumedang (79 kilometer) dan Kuningan-Cikijing-Majalengka-Kadipaten (45 kilometer).

Pemudik juga memiliki lima jalur alternatif di selatan Jawa Barat.

Kelima jalur alternatif itu adalah Garut-Banyuresmi-Leuwigoong-Kadungora-Cijapati-Majalaya-Bandung (78 kilometer), Sasak Beusi-Cibatu-Leles (19 kilometer), dan Banjar-Manonjaya-Tasikmalaya (44 kilometer). Selain itu, jalur Malangbong-Wado (15 kilometer) dan Parakan Muncang-Warung Simpang (9 kilometer).

Adapun jalur utama yang diperkirakan macet yakni Simpang Jomin-Simpang Mutiara dan Cikopo dan Ciawi-Cibadak-Sukabumi. 

"Dinas Perhubungan Jawa Barat dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional akan menutup 47 putaran balik (u-turn) dan hanya membuka 8 putaran balik untuk mengatasi macet di ruas tersebut (Jomin-Mutiara)," ujar Dhani, dikutip Selasa (9/3/2026).

Kemacetan juga diprediksi terjadi di jalur Ciawi-Simpang Gadog-Puncak Kabupaten Bogor.

Untuk mengatasinya, kepolisian akan menerapkan sistem ganjil genap dan satu arah pada jalur tersebut. 

"Satpol PP akan menertibkan aktivitas masyarakat yang mengganggu arus lalu lintas agar macet di jalur itu tak panjang," katanya.

Dinas Perhubungan Jabar juga mengantisipasi kemacetan di Simpang Susun Cileunyi dan Nagreg di Kabupaten Bandung. Rencana yang dibuat untuk mengurai kemacetan di jalur tersebut yakni mempersiapkan alat pembaca kartu tol elektronik (mobile reader). 

"Selain itu, menyiapkan papan informasi tambahan apabila dilakukan pengalihan arus ke Tol Cisumdawu," katanya.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved