Arus Mudik Lebaran 2026
Daftar Jalur Alternatif Saat Arus Mudik di Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan
Ini dia sejumlah jalur alternatif saat arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Ciayumajakuning.
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Sejumlah jalur utama diprediksi bakal terjadi kemacetan saat arus mudik dan balik lebaran 2026.
Sebagai antisipasi, Dinas Perhubungan memberikan sejumlah pilihan jalur alternatif bagi pemudik dari dan ke berbagai tujuan di Jawa Barat.
Kepala Dinas Perhubungan, Dhani Gumelar mengatakan, terdapat jalur alternatif dimasing-masing wilayah seperti Utara, Tengah, Barat dan Selatan.
Jalur Utara, terdapat delapan jalur alternatif yakni Sukamandi-Kalijati (22 kilometer), Pamanukan-Subang (31 kilometer), Kadipaten-Jatitujuh-Jatibarang (40,7 kilometer) dan Haurgeulis-Patrol (19 kilometer).
Kemudian Cikamurang-Jangga (35 kilometer), Budur-Tegalgubug-Jagapura-Mundu (32 kilometer), Losari-Ciledug-Cidahu-Kuningan (95 kilometer) serta Cirebon-Sumber-Rajagaluh-Majalengka (32 kilometer).
Jalur tengah Jawa Barat, terdapat empat jalur alternatif, di antaranya Subang-Lembang-Bandung (41 kilometer), Sumedang-Jalan Cagak-Wanayasa-Purwakarta (85 kilometer), Talaga-Bantarujeg-Wado-Sumedang (79 kilometer) dan Kuningan-Cikijing-Majalengka-Kadipaten (45 kilometer).
Pemudik juga memiliki lima jalur alternatif di selatan Jawa Barat.
Kelima jalur alternatif itu adalah Garut-Banyuresmi-Leuwigoong-Kadungora-Cijapati-Majalaya-Bandung (78 kilometer), Sasak Beusi-Cibatu-Leles (19 kilometer), dan Banjar-Manonjaya-Tasikmalaya (44 kilometer). Selain itu, jalur Malangbong-Wado (15 kilometer) dan Parakan Muncang-Warung Simpang (9 kilometer).
Adapun jalur utama yang diperkirakan macet yakni Simpang Jomin-Simpang Mutiara dan Cikopo dan Ciawi-Cibadak-Sukabumi.
"Dinas Perhubungan Jawa Barat dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional akan menutup 47 putaran balik (u-turn) dan hanya membuka 8 putaran balik untuk mengatasi macet di ruas tersebut (Jomin-Mutiara)," ujar Dhani, dikutip Selasa (9/3/2026).
Kemacetan juga diprediksi terjadi di jalur Ciawi-Simpang Gadog-Puncak Kabupaten Bogor.
Untuk mengatasinya, kepolisian akan menerapkan sistem ganjil genap dan satu arah pada jalur tersebut.
"Satpol PP akan menertibkan aktivitas masyarakat yang mengganggu arus lalu lintas agar macet di jalur itu tak panjang," katanya.
Dinas Perhubungan Jabar juga mengantisipasi kemacetan di Simpang Susun Cileunyi dan Nagreg di Kabupaten Bandung. Rencana yang dibuat untuk mengurai kemacetan di jalur tersebut yakni mempersiapkan alat pembaca kartu tol elektronik (mobile reader).
"Selain itu, menyiapkan papan informasi tambahan apabila dilakukan pengalihan arus ke Tol Cisumdawu," katanya.
| Blusukan Pantau Lebaran, Bupati Kuningan dan Muspida Keliling Naik Motor, Cek Harga dan Arus Mudik |
|
|---|
| Volume Kendaraan Masih Tinggi, Rest Area KM 130 Tol Cipali Indramayu Terapkan Buka - Tutup |
|
|---|
| Gerbang Tol Kertajati Ditutup Arah Jakarta-Bandung Saat One Way, Akses ke Cirebon Tetap Dibuka |
|
|---|
| Mudik Rasa Piknik! Kisah Keluarga Gelar Buka Puasa di Parkiran Rest Area Cirebon, Bawa Makan Sendiri |
|
|---|
| Dari Tengah Malam Sampai Tengah Malam, 135 Ribu Kendaraan Serbu Pantura Cirebon di H-2 Lebaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Jalan-Majalengka-Cikijing-Rabu-1242023.jpg)