Rabu, 3 Juni 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Motor Hangus Dibakar

Polresta Cirebon Amankan 24 Pelajar Diduga Geng Motor, Kedapatan Bawa Sajam

Polisi menggagalkan aksi konvoi puluhan pelajar yang diduga terafiliasi geng motor di Kabupaten Cirebon sebelum berujung tawuran.

Tayang:
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Tribun Cirebon/TribunCirebon.com/ Eki Yulianto
Potret sebanyak 24 pelajar diamankan di salah satu desa di wilayah hukum Polsek Klangenan setelah hendak tawuran, pada Senin (9/2/2026) malam hingga Selasa (10/2/2026) dini hari. 

 

Ringkasan Berita:
  • Polisi menggagalkan aksi konvoi puluhan pelajar yang diduga terafiliasi geng motor di Kabupaten Cirebon sebelum berujung tawuran. 
  • Sebanyak 24 pelajar diamankan karena kedapatan membawa senjata tajam dan alat pemukul.
  • Pengamanan bermula dari laporan masyarakat terkait rencana tawuran. Kelompok pelajar sempat berkumpul di wilayah Plumbon sebelum dibubarkan patroli Polsek dan bergerak ke sejumlah desa hingga membuat warga resah.

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto


TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Aksi konvoi puluhan pelajar yang diduga berafiliasi dengan geng motor di wilayah Kabupaten Cirebon berhasil digagalkan aparat kepolisian sebelum berujung tawuran.

Sebanyak 24 pelajar diamankan setelah kedapatan membawa alat pemukul dan senjata tajam saat melintas di sejumlah desa, Senin (9/2/2026) malam hingga Selasa (10/2/2026) dini hari.

Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol I Putu Ika Prabawa mengatakan, pengamanan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait adanya kelompok pelajar yang bersiap melakukan tawuran.


“Pada tanggal 9 Februari 2026 (malam), kami dari Satreskrim Polresta Cirebon mendapatkan informasi adanya beberapa kelompok pelajar yang diduga berafiliasi dengan kegiatan geng motor dan akan melakukan tawuran,” ujar Putu Ika Prabawa saat diwawancarai di Mapolresta Cirebon, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Berdasarkan hasil pengumpulan bahan keterangan, kelompok pelajar tersebut diketahui berkumpul dan bersiap melakukan tawuran di wilayah Plumbon.

Namun, di tengah perjalanan mereka bertemu dengan patroli Polsek yang sedang melaksanakan kegiatan rutin.


"Saat patroli Polsek melintas, kelompok ini langsung dibubarkan. Setelah itu, sebagian dari mereka bergerak ke arah wilayah Klangenan,” ucapnya.

Jumlah kelompok pelajar yang cukup banyak, diperkirakan mencapai sekitar 50 orang, membuat warga di sejumlah desa menjadi resah.

Warga pun turun tangan melakukan pembubaran secara mandiri sebelum akhirnya para pelajar diamankan.


“Karena jumlahnya cukup banyak, warga merasa resah dan melakukan pembubaran. Setelah itu, beberapa orang dari kelompok pelajar ini diamankan dan dilaporkan ke pihak Polres maupun Polsek,” jelas dia.

Ia menegaskan, aksi tawuran belum sempat terjadi, meski polisi menemukan indikasi kuat rencana bentrokan tersebut.

"Untuk tawurannya sendiri belum sempat terjadi. Saat itu patroli Polsek dan Polres mendapati kelompok pelajar ini melakukan konvoi. Beberapa di antaranya kedapatan membawa alat pemukul maupun senjata tajam,” katanya.

Informasi yang diterima, pengamanan puluhan pelajar itu terjadi di tiga lokasi berbeda, yakni Desa Bakung Lor Kecamatan Jamblang, Desa Kreyo Kecamatan Klangenan, serta Desa Bojong Lor Kecamatan Jamblang.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved