GEGER Video Pemuda Kesurupan di Taman Sebelah Rumah Mantan Bupati Kuningan, Usai Kencing Sembarang
Geger video yang menunjukkan pemuda tanggung di Kuningan kesurupan mahluk gaib sehingga membuatnya tak sadarkan diri.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Geger video yang menunjukkan pemuda tanggung di Kuningan kesurupan mahluk gaib sehingga membuatnya tak sadarkan diri.
Keterangan terhimpun mengungkap bahwa dalam video yang berdurasi 55 detik itu, pemuda kesurupan itu terjadi di Kawasan Taman Winduhaji atau sebelah rumah Mantan Bupati Kuningan H Aang Hamid Suganda yang belum ini meninggal dunia.
Kejadian itu sontak menyedot perhatian warga sekitar yang baru saja menggelar malam pertama pelaksanaan ritual doa bersama sekaligus tahlilan atas meninggalnya H Aang Hamid Suganda.
Baca juga: Video Heboh Warga Mengubur Sapi Bunting 7 Bulan Mati Akibat Terjangkit PMK, Kabarnya 92 Sapi Mati
Teramati dalam video tersebut, pemuda kesurupan alias kerasukan itu langsung ditangani seseorang yang menggunakan seragam loreng mirip Ormas GM FKPPI Kuningan.
"Betul Kang, soal anggota GM FKPPI di waktu kejadian itu berada di lokasi. Posisi kami untuk memberikan ketenangan pada pemuda kesurupan tadi," kata Ketua GM FKPPI Kuningan E Suhendar didampingi Toyron Ababil Rukmana saat memberikan keterangan kepada Tribuncirebon.com, Kamis (23/6/2022).

Ditanya saat waktu kejadian, Bung Otoy sapaan Toyron Ababil Rukmana ini mengatakan, kejadian pemuda tanggung yang tak diketahui identitasnya itu berlangsung saat malam pertama usai melaksanakan acara tahlilan Aang Hamid Suganda.
"Kejadian itu tepat di Taman Winduhaji usai kegiatan tahlilan di rumah duka Pak Aang Hamid Suganda. Pada waktu itu juga, anggota kami lakukan pengobatan spritual terhadap pemuda kesurupan tadi hingga jam 12 malam," katanya.
Baca juga: Bikin Heboh, Dikira Tenggelam, Tim SAR Langsung Susuri Sungai, Ternyata si Pria Malah Lakukan Ini
Awal kejadian hingga dilakukan pengobatan non medis oleh Anggita GM FKPPI Kuningan, kata Otoy mengungkap bahwa itu akibat muncul suara keributan hingga mengganggu suasana di kediaman rumah duka.
"Meski kita usai tahlilan, kita masih di rumah duka dan mendengar keributan hingga kami mencari ke sumber tersebut dan ternyata ada pemuda kesurupan. Dari pengobatan spiritual dilakukan hingga beres dan mereka kembali pulang ke rumah masing - masing," katanya.
Sebab dia kesurupan, kata Otoy menyebut bahwa berdasarkan pengakuan kawanan dari pemuda kesurupan itu merasa buang air kecil sembarang di lingkungan Taman di Winduhaji tersebut.
Tidak lama dari buang air kecil, kawanan pemuda lain kaget dengan terjadinya tindakan tak masuk akal pemuda tanggung tersebut.
"Ya pengakuan dari pemuda tanggung dan sejumlah temannya. Bahwa pemuda yang kesurupan itu akibat kencing sembarang. Dari sana, Pemuda itu bertingkah tak wajar sembari sesumbar hingga ngajak duel," katanya. (*)