Cerita Warga Dapat Saweran dari Tradisi Tawurji di Keraton Kanoman Cirebon: Disimpan Buat Beli Beras

Hari ini Keraton Kanoman Cirebon menggelar acara Tawurji. Apa itu Tawurji?

Penulis: Eki Yulianto | Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
TAWURJI - Sri Mutiara (60), warga Petratean, Kota Cirebon ini setiap tahunnya selalu mengikuti tradisi Tawurji yang digelar di Keraton Kanoman Cirebon. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto


TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Sri Mutiara (60) terlihat semringah sambil menggenggam beberapa uang koin receh yang berhasil ia dapatkan dari prosesi Tawurji di Keraton Kanoman, Rabu (20/8/2025).

Meski jumlahnya tak seberapa, hanya Rp 6.500, bagi warga Petratean ini rezeki tersebut terasa penuh berkah.

“Alasan ikut tawurji ya ngala berkah. Setiap tahun ikutan, kadang dapat, kadang enggak."

"Sekarang alhamdulillah dapat Rp 6.500,” ujar Sri saat ditemui di pelataran Keraton Kanoman, Rabu (20/8/2025). 

Untuk bisa sampai ke lokasi, Sri rela berjalan kaki dari Petratean.

Ia sudah menunggu sejak siang hari, bercampur dengan ratusan warga lain yang sama-sama berharap bisa mendapatkan saweran dari Sultan Kanoman.

“Ke sini jalan kaki, lumayan jauh. Ya meski jauh, enggak apa-apa ngala berkah aja."

"Biar dapat rezekinya lancar. Nunggu dari siang,” ucapnya.

Tak hanya menunggu lama, Sri bahkan sempat terjatuh akibat desakan massa. 

Namun semangatnya tak luntur.

“Jatuh tadi desak-desakan, banyak yang dorong-dorongan."

"Uangnya tadinya mau buat beli beras, tapi karena kurang ya ditabung aja,” ucap dia.

Suasana Tawurji memang begitu riuh.

Teriakan warga membahana ketika Sultan Keraton Kanoman, Sultan Raja Muhammad Emirudin, berjalan menuju pelataran Kedaton.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved