Senin, 18 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Penyuluh Agama di Indramayu Dikukuhkan, Punya Misi Penguatan Agama Hingga Cegah Perceraian

Penyuluh agama teritorial se-Kabupaten Indramayu dikukuhkan oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim

Tayang:
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
PENGUKUHAN PENYLUH AGAMA - Pengukuhan penyuluh agama se-Kabupaten Indramayu di Pendopo Indramayu, Senin (28/7/2025) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Penyuluh agama teritorial se-Kabupaten Indramayu dikukuhkan oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, Senin (28/7/2025).

Mereka ditugaskan untuk berbagai misi, mulai dari penguatan keagamaan di tengah masyarakat, mencegah pernikahan dini, pengurangan angka perceraian, hingga optimalisasi zakat, dan lain sebagainya.

Lucky Hakim pun berharap, mereka bisa melaksanakan tugasnya sebaik mungkin. Apalagi Indramayu punya visi misi yang di dalamnya terdapat religius.

Baca juga: Ikuti Arahan Gubernur Dedi Mulyadi, Sekolah di Majalengka Terapkan Jam Masuk Pukul 06.30 WIB

“Kami tentunya menyambut dengan sangat baik sinergitas antara Pemda dengan Kemenag. Visi misi Lucky-Syaefudin kan Reang, R nya itu religius. Nah ini nyambung sekali,” ujar dia kepada Tribuncirebon.com di Pendopo Indramayu.

Lucky berharap, para penyuluh agama ini bisa aktif berperan di tengah masyarakat untuk pembangunan SDM, terutama dari sisi keagamaan dan fundamental.

Mengingat, menurut Lucky, dalam membangun daerah sendiri tidak hanya seputar bangun jalan ataupun jembatan, melainkan perlu juga pembangunan manusianya.

Pembangunan sisi keagamaan ini, pun kata dia sangat penting. Jika berhasil maka akan berdampak besar kepada semua aspek. 

“Jadi manusia itu bisa saja luput dari KPK, Kejaksaan, Polisi. Tapi tidak yang bisa satu pun dari pengawasan Allah SWT. Kalau kita sadar itu (agama) maka Indramayu akan menjadi daerah yang lebih baik karena semua perbuatan kita akan terawasi,” ujar dia.

Kepala Kantor Kementerian Agama Indramayu, Aghuts Muhaimin menyampaikan, penyuluh agama merupakan garda terdepan dari pihaknya karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Ia pun menekankan agar tugas-tugas seperti edukasi keagamaan, pembinaan pernikahan untuk mencegah perceraian, pencegahan pernikahan dini, dan lain sebagainya bisa dijalankan dengan baik.

Baca juga: Pemprov Jabar Akan Ambil Alih Pengelolaan RSUD MA Sentot Indramayu, Ini Kata Lucky Hakim

“Untuk kondisi Indramayu sendiri saat ini kita lihat semakin membaik dan mudah-mudahan dibantu tenaga penyuluh agama bisa semakin baik lagi,” ujar dia.

Ketua BAZNAS Indramayu, Aspuri juga menaruh harapan besar terhadap para penyuluh agama yang dikukuhkan tersebut. Terutama dari aspek optimalisasi zakat.

Ke depan, penyuluh agama teritorial, kata dia, bisa menjadi ujung tombak dakwah zakat di desa. Zakat profesi, infak, sedekah yang dikumpulkan akan kembali dimanfaatkan untuk umat.

Aspuri menyampaikan potensi zakat di Indramayu sangat besar, tapi belum tergali secara maksimal. Penyuluh agama pun diminta untuk membantu menggali potensi tersebut dan menyampaikannya melalui kegiatan keagamaan yang rutin dilakukan di masyarakat.

"Kami harap bapak ibu penyuluh dapat menjadi Amil di UPZ desa. Banyak masyarakat yang belum tahu harus menyalurkan zakat ke mana. Di sinilah peran bapak ibu sebagai penyuluh sekaligus duta zakat untuk meningkatkan literasi zakat di masyarakat," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved