Khutbah Jumat
Materi Khutbah Jumat Terbaru: Cara Mengingat Kematian dan Hikmahnya
Khutbah Jumat 18 Juli 2025 ini mengangkat tema tentang Cara Mengingat Kematian dan Hikmahnya.
Penulis: Sartika Harun | Editor: Sartika Rizki Fadilah
Kematian seseorang biasanya tidak jauh dari kebiasaan seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu mari kita di dalam kehidupan sehari-hari berusaha untuk berada dalam kegiatan atau aktivitas yang selalu berbuat baik, sehingga jika meninggal, akan ada dalam kondisi atau lingkungan dan suasana yang baik. Allah berfirman:
وَجَاۤءَتْ سَكْرَةُ الْمَوْتِ بِالْحَقِّ ۗذٰلِكَ مَا كُنْتَ مِنْهُ تَحِيْدُ
“Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang dahulu hendak kamu hindari.” (QS Qaaf: 19)
Hadirin Sidang Jumat yang dimuliakan Allah
Ketiga, melawat atau takziyah
Sebagai seorang Muslim memiliki empat kewajiban terhadap orang yang meninggal. Empat kewajiban itu adalah memandikan, mengafani, menyalatkan, dan terakhir mengkuburkan. Jika tidak ada yang maumelaksanakan ke empat hal tersebut walau satu orang, maka satu kampung atau daerah tersebut itu mendapatkan dosa.
Melawat atau bertakziyah merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan ini. Ini bisa menjadi pengingat sekaligus pelajaran bagi yang masih hidup agar bisa melakukan hal yang lebih baik lagi. Rasulullah bersabda:
كَفَى بِالْمَوْتِ وَاعِظًا وَكَفَى بِالْيَقِيْنِ غِنًى وَكَفَى بِالْعِبَادَةِ شُغلاً
’’Cukuplah kematian sebagai nasihat, cukuplah keyakinan sebagai kekayaan, dan cukuplah ibadah sebagai suatu kesibukan.” (HR Al-Qudho’iy)
Keempat, membiasakan ziarah kubur.
Nabi Muhammad Ketika masih umur sekitar 6 tahun diajak ibunya menziarahi makam almarhum ayahnya Abdullah bin Abdul Muthalib. Dalam berziarah kubur paling tidak ada 2 hal yang penting. Pertama mendoakan orang yang ada di dalam kubur dan kedua mengingatkan kesadaran orang yang berziarah bahwa dirinya pun akan bernasib sama seperti yang di dalam kubur, hanya waktu yang membedakan. Rasulullah bersabda:
فَمَنْ أرَادَ أنْ يَزُورَ القبور فليزر فإنها تذكرنا بالآخرة
“Barangsiapa ingin berziarah kubur, hendaklah ia berziarah karena ziarah kubur itu mengingatkan akan kematian.” (HR Muslim)
Sidang Jumat yang dimuliakan Allah
Demikian khutbah yang singkat ini, semoga Allah selalu memberi kekuatan agar bisa selalu maksimal dan bisa lebih baik dalam melakukan kebaikan. Amin.
بَارَكَ اللَّهُ لِىْ وَلَكُمْ فِى الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ. وَنَفَعَنِيْ وَاِيَّكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلاَيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلَ مِنِّى وَاِيَّاكُمْ تِلاَ وَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمِ.
Khutbah II
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى سيدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن. اَمَّا بَعْدُ :
فَيَا اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوا اللهَ تَعَالىَ وَذَرُوا الْفَوَاحِشَ مَاظَهَرَ وَمَا بَطَنْ، وَحَافِظُوْاعَلىَ الطَّاعَةِ وَحُضُوْرِ الْجُمْعَةِ وَالْجَمَاعَةِ. وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهَ اَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَّى بِمَلاَئِكَةِ قُدْسِهِ، فَقَالَ تَعَالىَ وَلَمْ يَزَلْ قَائِلاً عَلِيْمًا: اِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِىْ يَاَ يُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَةِ، اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنَ البَرَصِ وَالجُنُونِ والجُذَامِ وَسَيِّيءِ الأسْقَامِ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا, اللَّهُمَّ إنَّا نَسْأَلُكَ الهُدَى والتُّقَى والعَفَافَ والغِنَى، رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ و َمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
عِبَادَ اللهِ، إنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى ويَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ
Baca berita Tribuncirebon.com lainnya di GoogleNews
| Materi Khutbah Jumat Singkat: Hidup dan Rezeki Berkah dengan Cara Memuliakan Orangtua |
|
|---|
| Naskah Khutbah Jumat Pekan Ini: Pentingnya Mejaga Diri dari Hawa Nafsu yang Buruk |
|
|---|
| Materi Khutbah Jumat 24 April 2026: Shalat sebagai Tiang Agama dan Penenang Jiwa |
|
|---|
| NASKAH Khutbah Jumat Hari Ini 17 April 2026: Bersiap Diri Menghadapi Ajal yang Pasti Tiba |
|
|---|
| NASKAH Khutbah Jumat Besok 17 April 2026: Jangan Pernah Putus Harapan dari Rahmat Allah SWT |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Salat-Subuh-Keliling-Indramayu.jpg)