PSIM Yogyakarta
Bursa Transfer PSIM Jogja: Striker Asal Inggris Deri Corfe Jadi Pemain Asing Andalan Laskar Mataram
PSIM Yogyakarta kembali mendatangkan pemain asing baru untuk mengarungi Liga 1 Indonesia musim depan, setelah sebelumnya sudah mengumumkan tiga pemain
“Saya menerima tawaran, dan menurut saya ini adalah opsi yang paling menjanjikan dengan pemain dan staf pelatih yang luar biasa,” ujar Rakhmatsho, dikutip dari laman resmi klub, Selasa.
Baca juga: PSIM Yogyakarta Ingin Bentuk Trio Penyerang Maut di Liga 1, Datangkan Lagi Striker Asing
Seperti Haljeta, Valente, dan Corfe, Rakhmatsho juga menjadi pemain asing yang pernah mencicipi atmosfer sepak bola Indonesia. Bek berusia 21 tahun itu adalah penggawa utama Persijap Jepara saat promosi ke Liga 1 musim lalu.
Kala itu, ia tampil sebanyak 20 penampilan, dengan satu gol dan satu assist, untuk mengantarkan Laskar Kalinyamat mendapatkan tiket terakhir melalui posisi ketiga setelah mengalahkan PSPS Pekanbaru 1-0.
Setelah selesai membela Persijap, Rakhmatsho pulang ke Tajikistan untuk membela Barkchi Hisor, tempat ia mencatatkan sembilan penampilan di kasta tertinggi sepak bola negara Asia Tengah tersebut.
Baca juga: Bursa Transfer Arema FC: Odivan Koerich Jadi Pelengkap Puzzle di Lini Belakang Singo Edan
Manajer PSIM Razzi Taruna mengakui bahwa Rakhmatsho adalah incaran lama Laskar Mataram. “Rahmat akan menjadi pemain asing baru kita. Kita sudah memantau Rahmat dari lama. Bisa dibilang, dia pemain yang serba bisa,” kata dia.
“Rahmat posisi utamanya center back memang, cuma dia kemarin tampil sebagai pemain nomor enam, tampil luar biasa, membawa Persijap promosi ke Liga 1," tambah dia.
Tak hanya sebagai pemain serba bisa, Razzi juga menyoroti etos kerja pemain muda kelahiran 6 April 2004 tersebut. “Usianya juga masih muda. Etos kerjanya bagus dan tidak mengenal lelah di lapangan,” tuturnya.
Baca juga: Bursa Transfer Arema FC: Odivan Koerich Jadi Pelengkap Puzzle di Lini Belakang Singo Edan
Sementara itu, Rakhmatsho ingin membuktikan kemampuannya bersama PSIM, yang pada musim depan dilatih pelatih asal Belanda, Jean-Paul van Gastel. Ketika ditanya apa targetnya, ia mengatakan, “Saya ingin menyelesaikan tugas dan bermain dengan baik bersama tim. Saya ingin banyak membantu dan tumbuh bersama tim".
Lebih lanjut, Rakhmatsho mengaku tak sabar untuk segera merumput dan bertemu pendukung setiap PSIM yang dikenal fanatik.
“Saya ingin mengucapkan selamat kepada para penggemar untuk musim lalu yang sangat sukses dan baik. Kalian datang untuk mendukung tim, dan berada di sampingnya setiap saat. Saya juga ingin merasakan hal tersebut dan bertemu kalian di stadion,” ujarnya.
Rakhmatsho adalah pemain ke-13 yang didatangkan PSIM setelah Raka Cahyana, Muhammad Iqbal, Ikhsan Chan, Fahreza Sudin, Kasim Botan, Riyatno Abiyoso, Andy Setyo, Andi Irfan, Reva Adi, Haljeta, Valente, dan Corfe.
Bersama Haljeta, Valente, dan Corfe, ia menjadi pemain asing keenam untuk PSIM setelah mereka sudah memiliki Yusaku Yamadera dari Jepang dan Rafinha dari Brasil.
Baca juga: Bursa Transfer PSIM Jogja: Bek Asal Tajikistan Rakhmatsho Resmi Jadi Amunisi Baru Laskar Mataram
Sementara itu, Stopper jangkung asal Brasil, Odivan Koerich jadi pelengkap puzzle di lini belakang Arema sepeninggal Choi Bo-kyeong. Stopper asal Brasil itu dikontrak selama satu musim ke depan untuk Liga 1 2025-2026.
Manajemen Arema secara resmi telah memperkenalkan pemain berusia 26 tahun itu melalui akun media sosial milik klub, Senin (30/6/2025). Bahkan, Odivan pun sudah mengikuti sesi latihan perdananya bersama Arema di Lapangan Universitas Brawijaya, Dau, Kabupaten Malang.
General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi mengaku kedatangan Odivan sesuai dengan kebutuhan tim. Menurutnya, pemain bertinggi 1,90 meter itu bisa menjadi jawaban untuk memperkokoh lini pertahanan Arema.
Baca juga: Bursa Transfer Arema FC: Stopper Jangkung Asal Brasil Odivan Koerich Resmi Berseragam Singo Edan
“Pemain belakang memang menjadi salah satu posisi yang kita butuhkan, posisi yang kita butuh pemain asing baru di situ. Kami lantas mencari, dan mendapatkan referensikan dari Coach Marcos Santos, akhirnya kita ambil Odivan ini,” kata Yusrinal seperti dikutip TribunCirebon.com dari WEAREMAnIA.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/IVAJBIJI.jpg)