Sabtu, 9 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Iduladha 2025

Dari Bang Ara sampai Bupati Majalengka, Tiga Sapi Kurban Disembelih untuk Warga

Warga terlihat antusias menantikan momen pembagian daging kurban di Majalengka.

Tayang:
Penulis: Adhim Mugni Mubaroq | Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Adim Mubaroq
BUPATI EMAN - Bupati Majalengka Eman Suherman seusai penyembelihan hewan kurban di Hari Raya Iduladha 2025 di Kecamatan Majalengka, Jumat (6/6/2025). 

Laporan Kontributor: Adim Mubaroq

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Seusai salat Iduladha 2025, suasana di halaman Coppo Regency, Jalan Pejuang Majalengka-Kulur, suasana kebersamaan begitu terasa. 

Warga dari berbagai penjuru mulai berdatangan, membawa kantong plastik dan senyum yang mengembang. 

Di antara mereka, terlihat Bupati Majalengka Eman Suherman.

Ia tampak menyapa warga dan memantau jalannya pembagian daging kurban.

Tahun ini, tiga ekor sapi kurban disembelih di lokasi tersebut.

Satu dari Menteri Perumahan, Kawasan, dan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Bang Ara.

Sapi kedua berasal dari pengusaha muda Yoshua Sirait, yang kini menjabat Wakil Bendahara Umum HIPMI.

Sedangkan sapi ketiga dari Bupati Majalengka dan Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan.

“Alhamdulillah, ini bukan hanya ibadah kurban, tapi wujud nyata kebersamaan kita dengan masyarakat. Yang hadir di sini dan warga sekitar harus kebagian semua, jangan sampai ada yang terlewat,” ujar Eman saat ditemui di lokasi.

Eman pun mengapresiasi konsistensi Bang Ara dan Yoshua dalam berbagi di Majalengka.

“Bang Ara luar biasa perhatiannya buat masyarakat Majalengka. Sekarang ditambah Yoshua juga ikut. Ini bukti bahwa kepedulian itu menurun secara turun-temurun. Ini yang saya sebut nilai kebajikan yang diwariskan,” katanya.

Sapi kurban dari Bang Ara menjadi yang terbesar, dengan bobot sekitar 1 ton. Dari Yoshua, sapi memiliki bobot sekitar 750 kilogram, sementara dari Bupati dan Wakil Bupati bobotnya sekitar 600 kilogram.

Ketua pelaksana kegiatan, Gibran Maulana Suherman, menyebut proses penyembelihan hingga distribusi daging dilakukan sesuai syariat dan standar kebersihan.

“Bukan hanya soal teknis, tapi juga makna. Kurban ini menyatukan hati, membangun solidaritas, dan menguatkan rasa kemanusiaan,” ucap Gibran.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved