PDIP Indramayu Soroti 100 Hari Kerja Lucky Hakim-Syaefudin, ''Selain Seremonial, Tak Ada Gebrakan''
Fraksi PDI Perjuangan menyoroti 100 hari kerja Lucky Hakim-Syaefudin memimpin Indramayu.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kritik disampaikan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Indramayu terhadap kinerja 100 hari kerja Lucky Hakim-Syaefudin.
PDI P menilai, selain acara seremonial dan euforia kemenangan, tidak ada gebrakan atau tindakan sebagaimana komitmen awal dalam mengatasi masalah-masalah di tengah masyarakat.
“Sebagai indikator kinerja 100 hari kepemimpinan pemerintah yang baru, selain acara seremonial, euforia kemenangan, tidak ada gebrakan atau tindakan sebagai komitmen awal sebagai sebuah kebijakan dalam mengatasi permasalahan dan janji-janji saat kampanye,” ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Indramayu, Edi Fauzi berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Tribuncirebon.com, Senin (2/6/2025).
Edi mengingatkan, 100 hari kerja bukan ajang untuk mengganti warna cat tembok hingga mengganti nama Alun-alun.
Menurutnya, 100 hari kerja harus berupa tindakan nyata yang bisa membawa masyarakat Indramayu kepada jalan menuju kesejahteraan.
Terlebih, menurut Edi, 100 hari kerja merupakan cerminan kinerja dari pemerintah daerah ke depannya.
Pihaknya sendiri sebenarnya menaruh harapan adanya gebrakan yang dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati Indramayu.
"Tapi di 100 hari ini, kita baru melihat plesiran yang dilakukan Bupati Lucky Hakim hingga viral secara nasional dan langsung mendapat sanksi magang di Kemendagri," ujar dia.
Selain itu, Edi juga menyoroti soal gejolak di tengah masyarakat yang menurut transparansi dana desa dan kinerja pemerintah desa.
Menurutnya, hal tersebut buntut dari ketidakpuasan masyarakat atas janji kampanye bupati terkait audit dana desa yang masih jauh dari harapan masyarakat.
"Kemudian ada juga unjuk rasa para mahasiswa yang mempertanyakan program 100 hari kerja bupati, itu tentu seakan menegaskan indikator tingkat kepuasan masyarakat dalam 100 hari kerja bupati yang tidak dirasakan secara nyata oleh publik," ujar dia.
Dalam pandangan umumnya tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Indramayu tahun 2025 hingga 2029 tersebut, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Indramayu juga mengingatkan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu soal pencanangan kawasan Rebana.
Edi menyampaikan, RPJMD adalah penjabaran dari visi misi pemerintah daerah yang harus memperhatikan serta linear dengan RPJP daerah, provinsi, dan nasional.
Perencanaannya pun harus memperhatikan potensi sumber daya dan budaya yang ada.
| Bupati Lucky Hakim Tinjau Layanan Kesehatan RSUD Indramayu, Tekankan Pelayanan Ramah dan Cepat |
|
|---|
| Tinjau Cathlab di RSUD Indramayu, Lucky Hakim: Penanganan Jantung Tak Perlu Dirujuk Keluar Daerah |
|
|---|
| 3 Remaja Diduga Hendak Tawuran Diamankan Polisi di Balongan Indramayu, Termasuk Sang Admin Kelompok |
|
|---|
| Viking Indramayu Bersyukur Persib Kalahkan Persija, Makin Optimis Maung Raih Gelar Juara |
|
|---|
| Jadwal SIM Keliling di Indramayu Besok 11 Mei 2026, di Balai Desa Tukdana dan Jembatan Bangkir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Fraksi-PDIP-Indramayu.jpg)