Selasa, 5 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Sandal Baru Nyangkut di Betis, Pemuda Cicalengka Bandung Minta Bantuan Damkar, Tapi Jangan Dipotong

Pemuda tersebut datang ke petugas pemadam kebakaran agar sandal yang menyangkut di betisnya bisa dilepaskan.

Tayang:
Editor: taufik ismail
Istimewa / Disdamkar Kabupaten Bandung
MINTA LEPASKAN SANDAL - Seorang pemuda asal Desa Tanjung Wangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung meminta bantuan Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk melepaskan sandal yang terjebit di betisnya pada Kamis (23/5/2025). 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Seorang pemuda asal Desa Tanjung Wangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung meminta bantuan Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk melepaskan sandal yang terjebit di betisnya pada Kamis (23/5/2025) malam.

Pemuda tersebut bernama Fauzan Maulana (19).

Ia datang ke Pos Damkar Cicalengka sekitar pukul 19.56 WIB untuk meminta pertolongan lantaran sandal yang digunakan tidak bisa terlepas atau tersangkut di betisnya.

Kabid Rescue Disdamkar Kabupaten Bandung, Supriadi mengatakan, sebelumnya pemuda tersebut sempat mengalami insiden saat membonceng pacarnya dari arah Bandung menuju Cicalengka menggunakan sepeda motor.

"Pas nyampe di sekitar Bunderan Cibiru, katanya mereka mau terjatuh. Terus kaki kanannya nahan ke jalan, tapi sandalnya licin jadi masuk aja ke area betis sandalnya," ujar Supriadi saat dikonfirmasi, Jumat (24/5/2025).

Sesampainya di Cicalengka, pemuda tersebut langsung datang ke Pos Damkar dan meminta bantuan agar sandal yang menjepitnya bisa dilepaskan.

Melihat sandal sang pemuda yang terbuat dari karet, pihaknya sempat untuk menawarkan agar dipotong.

Namun karena permintaan sang pemuda agar sandalnya tidak dipotong, Supriadi mengungkapakan, pihaknya harus memutar otak agar bisa melepaskannya.

Salah satunya dengan cara memberikan sabun untuk membuat sandal menjadi licin.

"Petugas awalnya meminta sendalnya untuk dipotong aja, soalnya bahannya karet. Terus si Aa-nya menolak katanya sendalnya baru beli. Setelah itu petugas melakukan tindakan dengan menggunakan sabun Sunlight supaya licin. Terus 10 menit kemudian bisa terlepas aja sendalnya di kaki kanan," ucapnya.

Meskipun kewalahan dengan permintaan sang pemuda, sebagai petugas Damkar Supriadi mengaku sangat bersyukur.

Sebab saat ini, kepercayaan masyarakat terhadap petugas Damkar semakin tinggi, tidak hanya untuk penanganan kebakaran.

"Alhamdulillah sekarang banyak masyarakat yang percaya ke Damkar. Jadi masyarakat sekarang kalau ada pertolongan pertama tuh bukan ke keluarga, saudara, atau yang lainnya. Malah menghubungi Damkar aja," ujarnya.

Selain itu Supriadi menyebut bahwa kini tugas pihaknya sebagai Damkar semakin meluas.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved