Khutbah Jumat
Naskah Khutbah Jumat 11 April 2025 Singkat: Ramadhan Pergi, Bagaimana Kita?
slam menganjurkan supaya khutbah tidak disampaikan terlalu panjang agar jemaah tidak bosan.
Penulis: Sartika Harun | Editor: Sartika Rizki Fadilah
Jelas sudah, ibadah bukan hanya urusan Ramadhan. Al-Qur'an, yang kita baca dengan khusyuk selama bulan suci itu, seharusnya tetap kita baca, renungkan, dan amalkan setiap saat. Kita tidak bisa menjadi "hamba Ramadhan" yang hanya taat sebulan dalam setahun, lalu kembali lupa setelahnya.
Ma'asyiral Muslimin Jama'ah Jum'at Rahimakumullah.
Imam Qatadah, seorang ulama besar ahli hadis, selalu mengkhatamkan Al-Qur'an dalam tujuh hari. Namun saat Ramadhan tiba, ia mengkhatamkannya setiap tiga hari. Dan di sepuluh malam terakhir Ramadhan? Ia membacanya setiap malam. Kita mungkin tak mampu seperti beliau, tapi kita bisa memetik satu hal, bahwa interaksi dengan Al-Qur'an bukan sekadar seremonial musiman, melainkan kebutuhan harian.
Maka, di luar bulan Ramadhan, mari kita tetap hidup bersama Al-Qur'an. Bacalah ia, renungkan maknanya, dan amalkan ajarannya. Sebab Al-Quran bukan sekadar bacaan untuk mengisi waktu luang, tetapi cahaya bagi perjalanan hidup kita.
Ma'asyiral Muslimin Jama'ah Jum'at Rahimakumullah.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ
"Amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah yang dilakukan secara terus-menerus, walaupun sedikit." (HR. Bukhari dan Muslim)
Bulan suci memang telah berlalu, tetapi semangatnya harus tetap tinggal di dalam diri kita. Jika Ramadhan adalah bulan kedermawanan, maka janganlah kita berhenti berbagi hanya karena Syawal telah tiba. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam adalah orang yang paling dermawan di bulan Ramadhan, tapi beliau juga tetaplah dermawan di luar bulan itu.
Janganlah menunda untuk berbuat baik. Jangan menunggu bulan suci berikutnya untuk memulai kebaikan. Sebab hidup ini singkat, dan kematian bisa datang kapan saja. Betapa banyak orang yang berharap diberi kesempatan kedua untuk berbuat baik, tetapi ajal terlebih dahulu sudah menjemput mereka.
Ma'asyiral Muslimin Jama'ah Jum'at Rahimakumullah.
Jangan biarkan penyesalan itu datang pada kita. Jadilah hamba Allah sepanjang waktu, bukan hanya hamba Ramadhan. Sebab kebahagiaan sejati bukan hanya saat berbuka puasa setelah seharian menahan lapar, tetapi ketika kelak kita berjumpa dengan Allah dalam keadaan Dia ridho kepada kita.
Semoga Allah memberi kita kekuatan untuk istiqomah, dalam ketaatan kepada-Nya, dimanapun dan sampai kapan pun. Aamiin.
Baca berita Tribuncirebon.com lainnya di GoogleNews
| Materi Khutbah Jumat Bulan Dzulhijjah 1447 H: Dibalik Keinginan Berangkat Haji ke Tanah Suci |
|
|---|
| Materi Khutbah Jumat Bulan Dzuhijjah: Momentum Ibadah Haji dan Berkurban |
|
|---|
| Teks Khutbah Jumat 22 Mei 2026: Memaknai Haji dalam Kehidupan Sehari-hari |
|
|---|
| NASKAH Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Meraih Hidup Mulia dengan Bertakwa kepada Allah SWT |
|
|---|
| NASKAH Khutbah Jumat Hari Ini 15 Mei 2026: Keutamaan Ridha Allah dalam Setiap Langkah Hidup |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Kini-selama-menjalani-cuti-Syahrul-Faidzin-aktif-menjadi-Khatib-shalat-Jumat-di-Cirebon.jpg)