Longsor di Majalengka
Akses Jalan Talaga - Malausma Majalengka Tertutup Longsor, Bupati Angkat Bicara Soal Penanganan
Bupati Majalengka, Eman Suherman, berjanji bakal menangani longsor yang menutup akses jalan Talaga - Malausma
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Bupati Majalengka, Eman Suherman, berjanji bakal menangani longsor yang menutup akses jalan Talaga - Malausma secepatnya.
Namun, pihaknya mengakui, saat ini material longsor yang menutup ruas jalan tersebut sejak Rabu (5/3/2025) belum dapat dibersihkan, karena kondisinya masih rawan terjadi longsor susulan.
Bahkan, ia pun meminta pemerintah desa setempat untuk menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, karena Pemkab Majalengka belum bisa menangani bencana itu.
Baca juga: Jaringan Komunikasi Talaga - Malausma Terputus Akibat Longsor, BPBD Majalengka Beberkan Masalah Ini
"Kami akan mengupayakan bencana longsor ini ditangani secepat mungkin meski harus diakui tidak bisa diselesaikan dalam waktu dekat," kata Eman Suherman saat ditemui di Pendopo Bupati Majalengka, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Sabtu (8/3/2025).
Ia mengatakan, belum ditanganinya material longsor yang menutup ruas jalan Talaga - Malausma tersebut juga bukan berarti Pemkab Majalengka lalai dalam penanganannya.
Namun, menurut dia, kontur tanah di ruas jalan yang berada di wilayah Desa Margamukti, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, itu, belum stabil, sehingga dikhawatirkan terjadi longsor susulan.
Karenanya, ia berharap, masyarakat bisa sedikit bersabar hingga Pemkab Majalengka mengambil tindakan untuk membersihkan material longsor agar ruas jalan itu dapat digunakan kembali.
"Kami memohon waktu, karena belum bisa menangani material longsor yang menutup ruas jalan Talaga - Malausma ini, mengingat kondisinya belum memungkinkan," ujar Eman Suherman.
Baca juga: Sudah 3 Hari Akses Jalan Talaga - Malausma Majalengka Tertutup Longsor, Begini Kondisinya
Eman menyampaikan, ruas jalan yang tertutup longsor sejak tiga hari lalu tersebut juga merupakan akses penghubung antara Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Ciamis.
Pihaknya mengakui, Pemkab Majalengka pun tetap berupaya maksimal untuk mencarikan solusi terbaik bagi masyarakat meski belum bisa membersihkan material longsornya.
"Kami turut prihatin terkait dampak yang ditimbulkan longsor tersebut, dan tetap mengupayakan secara maksimal untuk menanganinya dalam waktu dekat," kata Eman Suherman.
| 25 Bencana Longsor Terjadi di Majalengka Selatan Sejak Senin Malam, Terbanyak di Lemahsugih |
|
|---|
| Sawah Tertimbun, Longsor Argapura Mengancam Permukiman, Risiko Bencana Susulan Mengintai |
|
|---|
| Hujan Ekstrem Picu Longsor dan Kerusakan Rumah di Majalengka, BPBD Catat 7 Kecamatan Terdampak |
|
|---|
| Akses Majalengka ke Sumedang via Bantarujeg Lumpuh Total karena Longsor |
|
|---|
| Jalan Terkena Longsor, Ini Jalur Alternatif Jalan Provinsi Bantarujeg Majalengka Menuju Sumedang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Situasi-terkini-material-longsor-yang-menutupi-ruas-jalan-penghubung-Talagas.jpg)