Lafadz Doa Malam Nisfu Lengkap dengan Latin dan Artinya

Malam Nisfu Syaban adalah salah satu malam yang penuh keberkahan dalam kalender Islam.

canva
DOA NISFU SYABAN - Doa Nisfu Syaban sendiri dibacakan pasca shalat Maghrib. Mengerjakannya dapat dilakukan sendiri ataupun berjamaah 

TRIBUNCIREBON.COM - Inilah bacaan doa malam Nisfu Syaban 2025 dalam tulisan latin lengkap artinya.

Malam Nisfu Syaban adalah salah satu malam yang penuh keberkahan dalam kalender Islam.

Umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada malam ini, termasuk berdoa, bertaubat, dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap panduan doa Nisfu Syaban, sehingga Anda dapat memanfaatkan malam istimewa ini dengan sebaik-baiknya.

Umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkan malam Nisfu Syaban untuk membaca doa Nisfu Syaban, baik untuk kebaikan dunia maupun akhirat.

Doa Nisfu Syaban ini diperkuat dalam hadist Rasulullah SAW sebagaimana dilansir dari laman baznas.go.id.

Dalam huruf latinnya berbunyi "Apabila tiba malam nisfu Syaban, maka Malaikat berseru menyampaikan dari Allah: Adakah orang yang memohon ampun, maka aku ampuni, adakah orang yang meminta sesuatu, maka aku berikan permintaannya.” (HR al-Baihaqi dalam Syuab al-Iman).

Doa Nisfu Syaban sendiri dibacakan pasca shalat Maghrib. Mengerjakannya dapat dilakukan sendiri ataupun berjamaah.

Diawali dengan membaca Yasin tiga kali kemudian membaca doa malam Nisfu Syaban

Doa Nisfu Syaban yang dibaca sendirian ialah sebagai berikut:

Allahumma ya dzal manni wa la yumannu alaik, ya dzal jalali wal ikram, ya dzat thawli wal in am, la ilaha illa anta zhahral lajin wa jaral mustajirin wa mamanal khaifin.

Allahumma in kunta katabtani indaka fi ummil kitabi syaqiyyan aw mahruman aw muqtarran alayya fir rizqi, famhullahumma fi ummil kitabi syaqawati wa hirmani waqtitara rizqi, waktubni indaka sa idan marzuqan muwaffaqan lil khairat.

Fa innaka qulta wa qawlukal haqqu fi kitabikal munzal ala lisani nabiyyikal mursal, yamhullahu ma yasya u wa yutsbitu, wa indahu ummul kitab wa shallallahu ala sayyidina muhammad wa ala alihi wa shahbihi wa sallama, walhamdu lillahi rabbil alamin.

Artinya, “Wahai Tuhanku yang maha pemberi, engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat. Tiada Tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut.

Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved