Warga Cigarukgak Geruduk Desa

Viral Video Sejumlah Warga Desa Cigarukgak Geruduk Kantor Desa Tadi Malam, Ternyata Ini Penyebabnya

Warga Desa Cigarukgak, Kuningan menggeruduk kantor desa malam tadi hingga hampir tengah malam.

|
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: taufik ismail
tangkapan layar video viral
GERUDUK KANTOR DESA - Warga menggeruduk Kantor Desa Cigarukgak, Kecamatan Ciawigebang, Rabu (5/2/2024) malam. Mereka protes penggunaan dana desa dan bantuan lain yang diduga dikorupsi. 

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai 

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Sejumlah video menyebar di jejaring sosial media hingga menjadi perbincangan warga di Kuningan.

Video tersebut kemudian menjadi viral.

Dalam video itu memperlihatkan warga mendatangi kantor desa hingga melangsungkan audensi dengan pamong desa setempat. 

Diketahui peristiwa tersebut terjadi di Desa Cigarukgak, Kecamatan Ciawigebang yang berlangsung pada Rabu (5/2/2025) malam hingga pukul 23. 00 WIB. 

Firman, warga RT 15 Dusun Wage, Desa Cigarukgak, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa video itu merupakan kejadian semalam.

"Iya video itu kejadian di desa kami," katanya.

Sebab warga mendatangi kantor desa, kata Firman, bahwa itu bentuk kekecewaan terhadap perangkat desa yang tidak bserius bekerja sebagai penyelengara pemerintah.

Terlebih dalam penggunaan anggaran negara berbasis dana desa dan atau sumber dana bantuan pemerintah. 

"Jadi begini, sebelum warga datang ke desa untuk mempertanyakan keterbukaan anggara, telah dilakukan pertemuan dengan melibatkan seluruh penyelengara pemerintah desa hingga diketahui Badan Pemberdayaan Desa (BPD)," katanya.

Menyinggung pengelola anggaran negara tidak terbuka hingga terjadi dugaan korupsi pada pamong desa mereka sempat punya hitungan sendiri. 

"Kami berhasil menghitung kerugian negara di desa sekitar 200 juta, namun hasil pertemuan semalam dan pengakuan pamong desa terduga korupsi itu hanya sebesar Rp 94 juta," katanya.

Penyelewengan anggaran desa ini terbukti dengan program pembangunan tidak melibatkan konsultan dan hasil bangunan yang menggunakan anggaran desa itu tidak maksimal.

"Dari beberapa permalasahan tadi, warga hanya ingin oknum pamong desa itu berhenti dan mengembalikan keuangan yang telah diselewengkan sebelumnya. Kemudian, dari kasus ini telah warga laporkan dan konsultasikan ke inspektorat, Kejari dan Dinas Pemerintah Masyarakat dan Desa (DPMD)," katanya. 

Baca juga: Didemo Warga, Kades Lebakwangi Kuningan Akhirnya Mundur, Ini Gara-garanya

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved