Tol Getaci

Tembus Rp65 Miliar, Ini Daftar 3 Desa Miliarder di Garut yang Terima Uang Ganti Rugi Tol Getaci

Ada sekitar tiga desa yang berada di Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang menerima pembayaran uang ganti rugi proyek jalan tol penghubung Gedebage-Tasikm

Istimewa
Tembus Rp65 Miliar, Ini Daftar Lengkap 3 Desa Miliarder di Garut yang Terima Uang Ganti Rugi Tol Getaci 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari 

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Ada sekitar tiga desa yang berada di Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang menerima pembayaran uang ganti rugi proyek jalan tol penghubung Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap atau Tol Getaci.

Tol Getaci sendiri diproyeksikan akan melewati Kabupaten Garut, dengan tercatat sebanyak 37 Desa yang kena akan pembangunan.

Adapun pembayaran UGR ini dilakukan di tiga desa yang berada di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut.

Baca juga: Musyawarah Uang Ganti Rugi Tol Jogja-Solo-YIA di Mejing Kidul Beres, Tertinggi Rp4,9 Juta Per Meter

"Hari ini kita laksanakan pembayaran ganti rugi di Desa Cangkuang, Desa Hegarsari dan Desa Karangtengah di Kadungora," ujar Kepala Seksi Pengadaan Tanah Tol Getaci BPN Garut Deden Hartad.

Menurutnya, dari tiga desa yang mendapat pencarian UGR pada Kamis, 23 Jauari 2025, Desa Cangkuang menjadi desa penerima paling besar yakni 94 bidang atau 3.941 meter persegi dengan total pergantian Rp 51.374.416.033.

Kemudian disusul oleh Desa Hegarsari yakni 14 bidang atau 6.045 meter persegi dengan total pergantian Rp 8.060.535.000.

Baca juga: Melintasi 7 Desa di Kecamatan Baureno Bojonegoro, Mega Proyek Tol Ngawi-Tuban Menyapu 16 Kecamatan

Lalu Desa Karangtengah dengan luasan 8 bidang atau 9.610 meter persegi dengan nilai pergantian Rp 5.800.000.000.

"Ini adalah tahap kedua pembayaran, karena kita juga mempertimbangkan kelengkapan berkas," ungkapnya.

Deden menjelaskan dalam waktu dekat pihaknya juga akan melakukan musyawarah lanjutan di Desa Margaluyu Kecamatan Leles.

Baca juga: Melintasi Kecamatan Adimulyo Kebumen, Proyek Tol Trans Jawa Jogja-Cilacap Telan Rp38,47 Triliun

Namun terkait waktu pelaksanaan musyawarah tersebut, pihaknya belum bisa memastikan lantaran perpanjangan penetapan lokasi Tol Getaci belum ditandatangani.

"Dengan pembayaran hari ini (kemarin), kami berharap masyarakat memakai atau menggunakan uang tersebut dengan bijak, atau tidak konsumtif," harapnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved