Breaking News
Senin, 13 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Timun Pagelaran Jadi Primadona, Lapangan Kerja Terbuka, Anak Jadi Sarjana

Lima orang nampak bersiap untuk melakukan aktivitas di sebuah lahan pertanian saat masa panen tiba.

Tribuncirebon.com/Mutiara Suci Erlanti
Timun hasil panen dari lahan pertanian milik Mi'Un (65), tepatnya di Kampung Kepuh, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten 

TRIBUNCIREBON.COM- Lima orang nampak bersiap untuk melakukan aktivitas di sebuah lahan pertanian saat masa panen tiba.

Di bawah sinar mentari pagi, seorang pria dibantu sang istri dan tiga pekerjanya terlihat mulai menyusuri ladang dan memeriksa tanaman-tanaman yang akan dipanen.

Mereka pun mulai memetik timun yang sudah siap dan layak untuk dipanen.

Dua orang tampak bertugas untuk memetik timun-timun, sementara tiga orang lainnya membantu menyortir dan mengumpulkannya ke dalam keranjang.

Setelah dipanen, timun-timun tersebut disortir lagi berdasarkan ukurannya dan dicek apakah ada yang rusak atau terkena hama.

Timun dengan kondisi bersih, segar dan tidak rusak dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam keranjang/karung untuk dijual ke pedagang hingga pelanggan lainnya.

Itulah kegiatan Mi'Un (65), seorang petani di Kampung Kepuh, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten.

“Saya menanam bibit timun, timun suri, cabai, semangka hingga terong' kata Mi'Un saat ditemui tribuncirebon.com di ladang miliknya, Sabtu (18/1/2025)

Dirinya sering menanam bibit tanaman tersebut di tanah seluas 1,8 hektare miliknya sejak tahun 2004.

Namun, tanaman timun ternyata yang menjadi primadona hasil tani yang digarap oleh Mi'Un.

Tanaman timun tumbuh subur di lahan pertanian sekitar tempat tinggalnya.

Mi'Un (65), seorang petani yang sedang memanen hasil pertanian di ladang miliknya di Kampung Kepuh, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten
Mi'Un (65), seorang petani yang sedang memanen hasil pertanian di ladang miliknya di Kampung Kepuh, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten (Tribuncirebon.com/Mutiara Suci Erlanti)

Bahkan, Mi'Un bisa panen besar tanaman timun. Timun yang ditanam Mi'Un memerlukan waktu kurang dari tiga bulan sampai akhirnya siap dipanen.

“Tanaman tersebut mudah tumbuh subur di sini. Dan kebutuhan pasar (untuk dijual) adalah tanaman itu,” jelasnya.

Mi’Un menjelaskan bahwa dia bertani karena memiliki tanah dan banyak tanaman subur jika ditanam di daerah tersebut.

“Kemampuan saya memang untuk bertani dan kebutuhan pasar di sini yang menguntungkan adalah dengan menjual hasil pertanian,” jelas pria yang mempunyai tiga orang anak ini.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved