Breaking News
Senin, 13 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Liburan Nataru di Sumedang, Jalan Lingkar Utara Jatigede Siap Digunakan Wisatawan

Jalan Lingkar Utara Jatigede di Kabupaten Sumedang sebentar lagi rampung dan bisa digunakan untuk dilintasi wisatawan

ISTIMEWA
Kepala Disparbudpora Sumedang, Nandang Suparman 

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Sumedang, Kiki Andriana


TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Jalan Lingkar Utara Jatigede di Kabupaten Sumedang sebentar lagi rampung dan bisa digunakan untuk dilintasi wisatawan


Wisatawan yang ingin menghabiskan libur natal dan tahun baru di kawasan wisata Waduk Jatigede, tidak perlu lagi macet-macetan di jalan sempit via Warungketan, Situraja. Namun, bisa menggunakan Jalan Lingkar Utara. 


Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Sumedang, Nandang Suparman mengatakan bahwa jalan itu kini tinggal merampungkan dan diharapkan betul-betul selesai pada akhir tahun ini. 


Ini juga untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung di saat liburan nataru di Sumedang. 

Baca juga: Masuk List! Liburan Akhir Tahun di Kampung Sumber Alam, Suguhkan Suasana ‘Mulih Ka Lembur’


"Berkenaan natal dan tahun baru sudah menjadi hal wajar dan dilakukan oleh semua destinasi wisata untuk momentum ini,"


"Regulasi saat ini ada persoalan mendasar, pasca-Idulfitri, terutama ke Jatigede lewat Warungketan. Saya mengecek langsung terutama di jalur Lingkar Utara Jatigede, dulu belum tuntas, tapi sekarang sudah nyambung ke Darmaraja,"


"Desember harus selesai dan bisa dijadikan akses Jatigede baik dari Malangbong, Garut Tasik via Cisitu, maupun wisatawan dari arah Bandung," kata Nandang, Senin (16/12/2024). 


Pariwisata di Sumedang punya andil dalam pendapatan asli daerah (PAD). Yaitu, Disparbud pada tahun ini menyumbang senilai 8 persen untuk PAD. 


"Dampak kunjungan ke Sumedang dari sudut PAD, alhamdulillah tahun 2024 ini dari sektor restoran, rumah makan, hotel, dan hiburan, target Rp32 Miliyar, dan perkemabangannya mengalami kenaikan," 


"Pada tahun 2022 target Rp25 M dan melebihi target; 2023 menjadi Rp30 M dan tercapai; 2024 Rp32 M yang akhirnya bisa tercapai 100,4 persen," kata Nandang. 

Baca juga: Desa Jogomulyo Kecamatan Buayan Kebumen Tertabrak Proyek PSN Tol Jogja-Cilacap Rp38,47 Triliun


Dia menjelaskan, dari pendapatan itu, yang mencolok adalah sektor wisata kuliner, senilai Rp 23 M kontribusi Parbud untuk PAD disumbang dari sektor tersebut. 


"Yang jelas dari sektor hiburan, kesenian, hotel dan rumah makan," katanya. 


Meski PAD tercapai, Nandang menjelaskan bahwa anomali justru ada pada jumlah kunjungan yang menurun.  


"Namun, jumah kunjungan wisatawan menurun, baru sampai 1 juta kunjungan dari target 2 juta di tahun ini," katanya. 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved