Selasa, 21 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Khutbah Jumat

Teks Khutbah Jumat Terbaru 15 November 2024: Kesengsaraan Orang Kafir

Ada berbagai jenis topik khutbah Jumat, kali ini Tribuncirebon.com akan mengulas Kesengsaraan Orang Kafir.

Istimewa
Syahrul Faidzin saat berbicara di depan jemaah. 

TRIBUNCIREBON.COM - Hari Jumat sendiri merupakan Sayyidul Ayyam atau Penghulunya Hari, yang diyakini kaum muslimin sebagai hari penuh keberkahan.

Beberapa syarat berlaku dalam pelaksanaan salat Jumat, di antaranya adalah melangsungkan Khutbah sebagai rukun dalam salat Jumat.

Dalam bekhutbah sang khotib menerangkan perihal ketaatan kepada Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى.

Ada berbagai jenis topik khutbah Jumat, kali ini Tribuncirebon.com akan mengulas Kesengsaraan Orang Kafir.

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 15 November 2024 Mengenai Cara Selamat dari Siksa Kubur

Khutbah I

إِنَّ الحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِيْرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ

يُضْلِلْهُ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلاَّ اللهَ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدً عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ لاَ نَبِيَ وَلَا رَسُولَ بَعْدَهُ

قَالَ تَعَالَى فِي القُرْآنِ الكَرِيمِ : يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

اللَّهُمَّ صَلِّي عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينْ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسِانٍ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ

Jamaah Jum ah Yang dirahmati Allah

Dengan segala kerendahan hati marilah kita bersama melimpahkan puji syukur kepada Allah Subahanahu wa Ta’ala yang senantiasa melimpahkan nikmat serta taufikNYA kepada kita, sehingga kita dapat menunaikan ibadah Jum ah tanpa ada sutau halangan apapun. Sholawat serta salam semoga tercurah pada Nabi agung Muhammad SAW berserta para sahabat, Tabiin, Tabbiit Tabiin termasuk kita bersama hingga hari Qiyamat.

Kalau kita renungkan bersama bahwa kita ini dikarunia nikmat yang tiada berbilang. Seperti nikmat iman, kesehatan dan diberi karunia harta yang berlimpah. Semua itu semata dari Allah SWT yang maha Pemberi rizqi (ARRozaq) kepada hambaNYa. Allah memberi rezqi kepada siapapun apakah dia mukmin bahkan sampai orang kafir sekalipun tetap dikarunia rizqi. Berbicara masalah nikmat kalau kita renungkan ada nikmat terbesar yaitu nikmat iman kepada Allah yang Esa (tauhid).

Nikmat  beriman kepadaNYA ini, meskipun misalnya diganti dengan harta benda berupa uang yang bertrilyun-trilyun misalnya tidak akan tergoda atau  berubah keyakinan (aqidah) kita. Mengapa nikmat iman tiada bandingannya dengan nikmat yang lain dan merupakan nikmat terbesar dalam kehidupan seorang muslim ? Pertanyaan ini menggungah untuk dijawab dengan mencari jawaban dari Al Qur an dan Al Hadis sebagai pedoman kaum Muslimin. 

Massyiral Muslimin Rahimakumullah

Perkenankanlah khotib menyampaikan jawaban yang setidaknya dapat khotib uraikan sebagai berikut : 

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved