Senin, 13 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Subhanallah, Pemuda Cirebon Selamat Setelah 3 Hari Terapung di Perairan Sumenep, Ini Kronologinya

Suradi dalam perjalanan pulang dari Maluku menuju Cirebon. Sayang, di tengah jalan terjadi kecelakaan.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Jajaran PCNU Kabupaten Cirebon Jawa Barat memberikan penjelasan dan menunjukkan foto kondisi Suradi, nelayan asal Cirebon, yang terjatuh dan mengapung di perairan laut Sumenep selama tiga hari, Jumat (8/11/2024) petang. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto 

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Seorang pemuda asal Cirebon, Suradi (21), berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah terapung di laut selama tiga hari usai terjatuh dari Kapal Pelni KM 4 Nggapulu di perairan Sumenep.

Kini, Suradi telah kembali ke kampung halamannya di Desa Pegagan Kidul, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon.

Kisah dramatis ini diungkapkan oleh PCNU Kabupaten Cirebon dalam konferensi pers pada Jumat (8/11/2024) petang.

Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) PCNU Kabupaten Cirebon, Arif Rahman menjelaskan kronologi insiden yang nyaris merenggut nyawa Suradi.

Menurut Arif, Suradi semula bekerja di Maluku membantu menangkap cumi-cumi.

Namun, merasa tidak betah, ia pun dibelikan tiket kapal untuk pulang ke Cirebon dan menumpang KM 4 Nggapulu yang bertolak menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, dengan perkiraan perjalanan enam hari.

Peristiwa nahas terjadi pada Sabtu (2/11/2024) sekitar pukul 13.00 WIB, ketika Suradi tergelincir dan jatuh ke laut.

“Suradi bekerja serabutan di Maluku tanpa kontrak resmi."

"Saat di perjalanan pulang, ia membeli kopi dan makanan, lalu terpeleset ketika ingin menaruh kopinya."

"Banyak yang melihat, tetapi tidak ada yang mampu menolongnya, dan kapal terus berjalan meninggalkan Suradi begitu saja,” ujar Arif.

Selama terapung selama tiga hari di laut, Suradi pun ditemukan oleh seorang nelayan lokal yang belakangan diketahui sebagai Nahdliyyin di perairan Sumenep, pada Senin (4/11/2024).

Ketua Lazisnu Kabupaten Cirebon sekaligus Koordinator Penjemputan, Ade Faizal mengungkapkan, usai menemukan, nelayan tersebut segera melaporkan penemuan Suradi kepada aparat setempat.

"Alhamdulillah, nelayan yang menemukan Suradi menunjukkan kepedulian luar biasa, langsung menyelamatkannya dan menghubungi pihak desa,” ucap Ade.

Setelah kondisi Suradi membaik, tim PCNU Kabupaten Cirebon menjemputnya pada Kamis (7/11/2024).

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved