Selasa, 7 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pasokan Air Bersih Tidak Maksimal, Dirut PAM Kuningan Beri Penjelasan

Ada sejumlah alasan mengapa pasokan air bersih PAM Kuningan terkendala belakangan ini.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: taufik ismail
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Dirut PDAM Kuningan Ukas Suharfasaputra. 

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai 

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Pasokan air bersih yang terkendala sehingga sejumlah pelanggan PAM kesulitan mendapat air bersih mendapat tanggapan dari Dirut PAM Kuningan Ukas Suharfasaputra saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya. 

Keterangan yang diterima Tribun, Ukas mengaku soal kesulitan pasokan air bersih di beberapa tempat terjadi, dikarenakan beberapa faktor.

"Satu karena penurunan debit di musim kemarau yang sudah mulai terasa, kedua karena ada perbaikan-perbaikan di beberapa tempat karena kebocoran," kata Ukas kepada Tribun, Rabu (18/9/2024). 

Selain alasan tadi, Ukas menyebut pasokan air tidak stabil di sejumlah instalasi, karena tekanan angin sehingga terpaksa distribusi ada terganggu.

"Itu penyebab pasokan terganggu akhir-akhir ini," katanya.

Mengingat dengan pengembang usaha PAM, selain dari sektor penjualan air bersih, Ukas Suharfasaputra mengaku rencana pengembangan usaha saat ini belum ada yang dilakukan.

Termasuk usaha kuliner yang berada di Jalan Juanda itu bukan bagian dari pengembangan usaha manajemen PAM Kuningan dan bangunan studio musik di kantor setempat. 

"Pengembangan usaha saat ini belum ada. Untuk kedai di Jalan Juanda itu bukan usaha PAM Kuningan. Ya, saat ini paham masih fokus kepada kegiatan utamanya yaitu meningkatkan pelayanan air minum kepada masyarakat," katanya. 

Menyinggug soal PAD (Pendapatan Asli Daerah), Ukas menyebut dalam target untuk PAD itu sebanyak Rp 2,34 miliar dan sudah terealisasi Rp 1,95 miliar. 

"Untuk PAD target itu sebesar 2,34 miliar dan sudah dibayar 1,95 miliar, insya Allah itu bisa dituntaskan dan masih ada waktu 5 bulan ke depan. Juga, untuk jumlah mata air itu ada sebanyak 20 titik," kata Ukas.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga di Kuningan mengalami kesulitan air bersih. Hal itu terjadi persis di Perumahan Korpri, Kampung Cigintung, Kecamatan Kuningan. 

Baca juga: Pj Bupati Kuningan H Iip Hidajat dan Pengusaha Terkenal Kuningan Dapat Penghargaan dari Transmedia

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved