Rabu, 15 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Jabatan Bey Machmudin Sebagai Penjabat Gubernur Jabar Diperpanjang

Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, memperpanjang jabatan Bey Machmudin, sebagai Penjabat Gubernur Jabar.

Tribun Jabar/Syarif
Penjabat Gubernur Jabar, Bey Machmudin 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, memperpanjang jabatan Bey Machmudin, sebagai Penjabat Gubernur Jabar.


Bey Machmudin resmi menjabat sebagai Pj Gubernur Jabar pada 5 September 2023, sesuai dilantik Mendagri Tito Karnavian di Jakarta, menggantikan Gubernur Jabar definitif periode 2018- 2023 Ridwan Kamil- Uu Ruzhanul Ulum yang habis masa tugasnya pada tanggal yang sama. 


Setelah menjabat selama satu tahun, jabatan Bey Machmudin sebagai Pj Gubernur Jabar diperpanjang hingga Gubernur/Wakil Gubernur Jabar definitif hasil Pilkada 2024, dilantik Presiden pada Februari 2025.

Baca juga: 12 Daerah di Jabar Termasuk Cirebon Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan, Ini Kata Bey Machmudin


Dikatakan Bey, perpanjangan masa jabatan ini merupakan tugas berat. Bahkan, lebih berat dibanding setahun kebelakang memimpin Jabar.


"Sekarang lebih berat buat saya dibanding satu tahun yang lalu," ujar Bey, Jumat (6/9/2024).


Bey mengatakan, dalam waktu enam bulan ke depan pihaknya akan fokus pada empat program. Pertama, menanamkan fondasi birokrasi agar kinerja ASN Pemprov bisa diandalkan oleh gubernur definitif.


Kedua, menekan gini rasio meski Maret 2024 lalu tercatat mengalami penurunan. Ketimpangan pengeluaran penduduk Jawa Barat Maret 2024 tercatat sebesar 0,421. 


Angka ini mengalami penurunan sebesar 0,004 poin jika dibandingkan dengan rasio gini Maret 2023 yang sebesar 0,425 namun meningkat 0,009 poin dibandingkan dengan Gini Ratio September 2022 yang sebesar 0,412.

Baca juga: Gempa Kuningan, Bey Machmudin Puji Gotong-Royong Warga Tangani Rumah yang Rusak


"Ketiga menekan angka pengangguran," ujarnya.


Salah satu tantangan besar yang dihadapi adalah tingginya tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang mencapai 6,91 persen  (data per Februari 2024) sementara Pemprov Jabar menargetkan pada 2024 ini menjadi 5,19%.


Terakhir, fokusnya adalah urusan ketahanan pangan lewat pemberdayaan BUMD Agro Jabar. 


"Itu yang pokok," ucapnya. (Tribun Jabar/Nazmi)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved