Kecelakaan Maut di Pantura Cirebon
Breaking News: Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Cirebon, Pengendara Motor Tewas, Truk Kabur
Kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura Arjawinangun, jalur arah Palimanan, tepatnya di Desa Tegalkarang, Kabupaten Cirebon
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura Arjawinangun, jalur arah Palimanan, tepatnya di Desa Tegalkarang, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Kamis (4/7/2024).
Peristiwa ini menelan korban jiwa seorang pengendara motor, sementara truk yang terlibat dalam kecelakaan maut itu melarikan diri dari lokasi kejadian.
Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polresta Cirebon, AKP Endang Kusnandar, kecelakaan maut terjadi pada hari siang hari tadi, sekitar pukul 11.00 WIB.
Baca juga: Detik-detik Kecelakaan Maut Kereta Api Vs Mobil Damkar di Indramayu, Begini Respon PT KAI
"Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda dengan nomor polisi T 3019 OE dan sebuah truk yang nomor polisinya tidak diketahui karena melarikan diri,” ujar Endang saat dikonfirmasi Tribun, Kamis (4/7/2024).
Endang menjelaskan, bahwa sesaat sebelum kejadian, pengendara sepeda motor berinisial D (42) melaju dari arah Arjawinangun menuju Palimanan.

Saat melaju di jalan umum, pengendara motor menabrak bagian belakang truk yang melaju searah di depannya.
Akibatnya, pengendara motor tersebut meninggal dunia di tempat dan sepeda motornya mengalami kerusakan.
"Pengendara motor berasal dari Kuningan," ucapnya.
Pengendara motor yang menjadi korban dalam kecelakaan ini langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.
Endang juga menyampaikan bahwa kondisi sepeda motor saat kejadian dalam keadaan baik dan layak jalan.
Baca juga: Ternyata Ini Alasan Kereta Api Harus Didahulukan, Imbas Kecelakaan Maut Kereta Vs Mobil Damkar
“Jalan tempat kejadian merupakan jalan lurus dengan aspal yang bagus, cuaca cerah dan lingkungan kanan kiri terdapat pemukiman penduduk,” jelas dia.
Lebih lanjut, AKP Endang mengungkapkan, bahwa kurangnya kewaspadaan dan hati-hati dari pengendara motor diduga menjadi faktor penyebab kecelakaan ini.
"Pengendara sepeda motor kurang waspada dan hati-hati saat mengendarai kendaraannya,” katanya.
Kecelakaan ini juga menyebabkan kerugian materi sekitar satu juta rupiah.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pencarian terhadap truk yang melarikan diri dari lokasi kejadian untuk penyelidikan lebih lanjut.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.