Kasus Vina Cirebon
Komnas HAM Tinjau TKP Pembunuhan Vina di Cirebon, Kumpulkan Bukti-bukti Baru
Komnas HAM meninjau Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan Vina di Cirebon pada Rabu (19/6/2024) sore.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meninjau Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan Vina di Cirebon pada Rabu (19/6/2024) sore.
Kunjungan ini bertujuan mengumpulkan bukti-bukti baru untuk memperjelas kasus Vina Cirebon yang masih menyisakan banyak tanda tanya.
Dalam pantauan di lokasi, rombongan Komnas HAM mengunjungi beberapa titik, termasuk TKP di Jalan Perjuangan dan warung tempat Eki dan Vina terakhir kali terlihat bersama Liga Akbar sebelum kejadian.
Baca juga: Spanduk Masih Percaya Polisi? Warnai Demo Mahasiswa yang Tuntut Tuntas Kasus Vina Cirebon
Liga Akbar merupakan teman dekat Eki, yang juga terlibat dalam kasus ini.
Rombongan Komnas HAM juga didampingi oleh Liga Akbar dan tim kuasa hukumnya.
Selain mengumpulkan bukti baru, tujuan kedatangan Komnas HAM adalah untuk mendapatkan informasi yang diperlukan dalam menangani aduan dari kuasa hukum korban.
Komisioner Komnas HAM, Anis Hidayah menyatakan bahwa pengumpulan informasi ini merupakan langkah penting untuk menyelesaikan aduan dari pihak korban secara transparan.
Oleh karena itu, Komnas HAM mendatangi sejumlah lokasi, terutama di kawasan Majasem, Kota Cirebon, yang terkait erat dengan kronologis pembunuhan pada Agustus 2016.
Baca juga: Kembali Gelar Unjuk Rasa Kasus Vina, Mahasiswa Kecewa, Kapolres Cirebon Kota Tak Mau Menemui
“Kami menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan ke Komnas HAM terkait kasus ini. Kami membutuhkan lebih banyak informasi dan keterangan,” ujar Anis, pada Rabu (19/6/2024).
Selain meninjau TKP, Komnas HAM telah meminta keterangan dari 27 saksi dan pihak terkait lainnya untuk mempercepat proses penanganan aduan tersebut.
Pengumpulan informasi ini melibatkan keluarga dan kuasa hukum korban di Cirebon, serta para terpidana dalam kasus pembunuhan Vina.
Dalam kesempatannya bertemu Liga Akbar, pihak Komnas HAM juga menggali informasi dari yang bersangkutan.
Namun, Komnas HAM belum bisa memberikan penjelasan lebih rinci terkait pertemuan tersebut karena proses penanganan aduan masih berlangsung.
“Tapi pada prinsipnya, ada beberapa hal yang perlu kami konfirmasi dari saksi tersebut, khususnya terkait kronologi kejadian."
| Bukan Sekadar Nikah Pesanan, Sosiolog Sebut Kasus Vina Cirebon Alarm Bahaya Human Trafficking |
|
|---|
| Disnaker Cirebon Bongkar Fakta di Balik Kasus 'Pengantin Pesanan': Ini Bukan Kewenangan Kami, Tapi… |
|
|---|
| Nama-Nama Agen Lokal Mencuat di Kasus Vina Cirebon: Diduga Libatkan Jaringan Penghubung ke China |
|
|---|
| Dari Cirebon ke China, Mimpi Nikah Berubah Jadi Mimpi Buruk, Pengakuan Vina Bikin Merinding |
|
|---|
| Terungkap! Vina Cirebon Diduga Dijebak di China, Tanda Tangan Sekali Langsung Jadi Istri Tanpa Sadar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Komisi-Nasional-Hak-Asasi-Manusiaa.jpg)