Senin, 20 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat Bulan Dzulhijjah, Bulan Keteladanan Nabi Ibrahim

Penetapan 1 Dzulhijjah ini akan jatuh di tanggal 8 Juni 2024 atau bertepatan dengan hari Sabtu nanti.

Tribunjabar.id/Firman Suryaman
Solat gaib untuk Eril di Masjdi Agung Kota Tasikmalaya berlangsung khusyu. 

TRIBUNCIREBON.COM - Berikut ini contoh teks khutbah Jumat bulan Dzulhijjah 1445 H/ 2024 M dengan tema hikmah bulan Dzulhijjah.

Penetapan 1 Dzulhijjah ini akan jatuh di tanggal 8 Juni 2024 atau bertepatan dengan hari Sabtu nanti.

Sebagai informasi, jika bulan Dzulhijjah merupakan bulan ke-12 atau bisa disebut dengan bulan terakhir dalam penanggalan Islam.

Pada bulan ini, umat muslim akan merayakan salah satu Hari Raya yakni Hari Raya Idul Adha.

Bukan hanya itu saja, tapi di bulan Dzulhijjah ini pula merupakan salah satu dari 4 bulan haram yang di dalamnya terdapat anjuran untuk melaksanakan amalan-amalan sunah.

Berbicara perihal Jumat esok hari, tepatnya di hari Jumat tanggal 7 Juni 2024, kita selaku laki-laki beragama muslim akan melaksanakan ibadah Salat Jumat.

Hari Jumat yang merupakan Sayyidul Ayyam atau Penghulunya Hari pun diyakini oleh kaum muslimin sebagai hari yang penuh keberkahan.

Khusus untuk khutbah pada Jumat esok hari, berikut merupakan naskah khutbah Jumat yang sudah dilansir dari berbagai sumber spesial untuk sambut bulan Dzulhijjah untuk tanggal 7 Juni 2024 esok bertemakan "Dzulhijjah Bulan Keteladanan Nabi Ibrahim".

Baca juga: Teks Khutbah Jumat 7 Juni 2024: Hikmah Datangnya Bulan Dzulhijjah

Khutbah 1

اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لا شَرِيك لَه، ذُو اْلجَلالِ وَالإكْرام، وَأَشْهَدُ أَنّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسولُه، اللّهُمَّ صَلِّ و سَلِّمْ وَبارِكْ عَلَى سَيِّدِنا مُحَمّدٍ وَعَلَى الِه وَأصْحابِهِ وَالتَّابِعينَ بِإحْسانِ إلَى يَوْمِ الدِّين، أَمَّا بَعْدُ: فَيَايُّهَا الإِخْوَان، أوْصُيْكُمْ وَ نَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنْ، قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي اْلقُرْانِ اْلكَرِيمْ: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الَّشيْطَانِ الرَّجِيْم، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمْ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا الله وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ الله وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا وقال تعالى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. صَدَقَ اللهُ العَظِيمْ

Ma'asyiaral Muslimin rahimakumullah,

Terlebih dahulu mari kita bersyukur ke hadirat Allah subhanahu wata'ala atas taufik, hidayah, inayah, dan ri'ayah-Nya. Alhamdulillah hingga kini kita masih bisa menikmati hadirnya Idul Adha. Sedang di jauh sana saudara-saudara kita yang datang dari berbagai belahan bumi tengah melaksanakan rangkaian amaliyah ibadah haji, baik rukun-rukun haji maupun amaliyah haji yang diwajibkan dan yang disunahkan.

Selanjutnya mari berupaya meningkatkan takwa kepada Allah. Dalam arti menaati perintah-perintah Allah dan menjauhi larangannya. Sesungguhnya takwa itu pesan Allah kepada seluruh umat manusia sepanjang zaman, dari waktu ke waktu, umat berganti umat, kurun berganti kurun sejak manusia diciptakan. Karenanya, Allah mengutus para rasul sebagai contoh dan teladan ketakwaan dan kesalehan. Allah juga memberi mereka kemaksuman, dan sifat shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah. Dan Allah turunkan kitab-kitab kepada mereka sebagai panduan hidup dan kehidupan umatnya yang bertakwa.

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Dalam tafsirnya, Ibnu Katsir menerangkan bahwa Allah menurunkan 313 rasul dan 124 ribu nabi. Di antara para rasul yang dijadikan teladan adalah Nabi Ibrahim 'alaihissalam. Dalam menyongsong Idul Adlha ini sangat penting kita ingat, kita sebut, dan kita renungkan kembali kisah beliau kemudian kita teladani. Selain sebagai nabi pilihan yang mendapat gelar khalilullah (kekasih Allah), Nabi Ibrahim juga disebut Abul Anbiya (bapak dari para Nabi) karena nabi-nabi sesudah beliau adalah dari dzuriyah-nya (keturunannya) nabi-nabi Bani Israil Nabi Ishaq, Ya`qub, Yusuf, Syuaib, Harun, Musa, sampai Nabi Isa 'alaihissalam. Dan demikian juga junjungan nabi kita Muhammad bin Abdullah, bin Abdil Muthalib, bin Hasyim bin Abdi Manaf bin Qushay bin Kilab, bin Murroh bin Ka`ab, bin Luay, bin Ghalib, bin Fihir, (Fihri dilaqobi Quroisy) bin Malik bin Nadlor, bin Kinanah bin Khuzaimah, bin Mudrikah bin Ilyas, bin Mudlor bin Nizar bin Ma`ad bin `Adnan bin Nabi Isma`il bin Ibrahim AS.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved