Rabu, 27 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Thomas dan Uber Cup 2024

Rekap Hasil Final Uber Cup 2024: Dikalahkan China 0-3, Indonesia Jadi Runner-Up

Berikut ini rekap hasil final Uber Cup 2024 dimana Indonesia keluar sebagai runner-up.

Tayang:
Dok PBSI
Skuad Indonesia untuk Uber Cup 2024 

Sementara itu, ganda putri, Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Ribka Sugiarto, tidak bisa keluar dari tekanan saat kembali dipasangkan.

Efek kejutan dari Fadia/Ribka terhadap ganda putri nomor satu dunia, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan, tidak bertahan lama.

Sebenarnya ada harapan untuk bisa memberi perlawanan.

Kenangan menyumbang poin di laga sulit menghadapi Thailand saat masih tampil bersama di Uber Cup 2020 mendorong semangat pasangan yang pernah mencapai peringkat 26 dunia ini.

"Tidak menyangka bisa main di final Uber bareng Ribka lagi. Perjuangan sama-sama dari kecil, dari klub sampai sekarang mencetak sejarah bareng-bareng," ucap Fadia.

"Chen/Jia sangat tough, secara pengalaman dan mentalitas mereka sangat baik. Apalagi mereka sudah sering berada di final beregu sementara kami baru pertama kali."

"Ini pelajaran berharga buat kami."

Baca juga: Sedang Berlangsung Gregoria vs Chen Yu Fei di Final Uber Cup 2024, Link Live Score di Sini

Medali perak dipastikan bagi Indonesia pada partai ketiga. Namun, penampilan menggigit dari tunggal putri kedua, Ester Nurumi Tri Wardoyo, pantang diabaikan.

Datang sebagai underdog dan dengan kondisi tidak benar-benar prima, pemain berusia 19 tahun itu membuat publik tuan rumah terdiam ketika mampu mendominasi pertandingan.

Sebab, lawan Ester tidak sembarangan. Ester menghadapi He Bing Jiao, salah satu tunggal putri andalan China dengan koleksi gelar pribadi di ajang Superseries dan World Tour.

Ester hampir memegang kendali sepanjang pertandingan kalau tidak mengimbangi permainan He yang berperingkat enam dunia.

Sayangnya, kurang tenang di poin-poin krusial pada gim ketiga menjadi batu sandungan bagi Ester. Juara Indonesia Masters Super 100 ini tumbang secara dramatis.

Bagi tim Indonesia sendiri, ini menjadi hasil runner-up Uber Cup yang pertama sejak 2008. Saat itu skuad Merah Putih juga dikalahkan China dengan skor 0-3.

Mengingat Apriyani Rahayu dkk. tidak datang sebagai tim unggulan, prestasi sebagai peringkat dua di kejuaraan dunia beregu putri ini pantas untuk dirayakan.

Medali perak ini juga menjadi medali pertama bagi Indonesia di ajang Uber Cup sejak 2010. 

Sumber: BolaSport.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved