Perampokan Minimarket di Tasikmalaya
Kesaksian Pegawai Minimarket yang Disekap Perampok di Tasik, Terseret Saat Coba Hentikan Pelaku
Aksi perampokan terjadi di sebuah minimarket yang berlokasi di Desa Kamulyan, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya
Laporan Jurnalis TribunPriangan.com, Aldi M Perdana
TRIBUNCIREBON.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Aksi perampokan terjadi di sebuah minimarket yang berlokasi di Desa Kamulyan, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada pukul 07.00 WIB, Senin (18/3/2024).
Dua pegawai minimarket, Dini (21) dan Anis (24) yang baru saja masuk shift pagi bahkan sempat disekap oleh pelaku.
“Pas buka pukul 06.30 WIB itu, sudah ada konsumen 2 orang. Nah, sekitar Jam 07.00 WIB lah, si pelaku ini yang ke-3 dateng ke sini,” ungkap Dini pada Selasa (19/3/2024).
Si perampok yang diketahui mengenakan helm, jaket, dan masker, tiba-tiba masuk dan berjalan ke arah gudang belakang.
Baca juga: Terungkap Sosok Pelaku Perampokan Minimarket Bersenjata Api Mainan di Indramayu Ini Sudah Berencana
“Saya kaget, tiba-tiba dia buka pintu gudang belakang, ‘kan gudang belakang tuh tertutup. Saya kaget soalnya ‘kan biasanya konsumen minta izin dulu kalau mau ikut ke toilet,” terang Dini.
Dini bahkan sempat memgawasinya, namun pelaku sudah masuk ke toilet.
“Dia (red: pelaku) seperti biasa kayak konsumen mau ikut ke toilet. Habis itu saya langsung ke area kasir di depan,” paparnya.
Tak disangka, setelah si pelaku keluar dari toilet, dirinya telah menodongkan pistol kepada Dini dan rekannya.
“Nah, tiba-tiba si pelakunya keluar udah pegang pistol sama pisau. Dia langsung tanya-tanya, ‘yang masuk (shift sekarang) berapa orang? Brankas penyimpanan uangnya di mana?’ Gitu,” ujar Dini meniru ucapan pelaku.
Setelah mendapatkan jawaban tersebut, tambah Dini, si perampok lantas membawa dirinya dan Anis ke gudang belakang.
“Setelah di belakang, pelakunya langsung minta HP. ‘Sini HP-nya,’ kata pelaku, karena temen saya, Bu Anis, lagi pegang HP, langsung direbut HP-nya itu,” ujar Dini.
Lantas, si perampok segera memberikan seutas tali dan lakban kepada Anis untuk mengikat tangan Dini.
“Bu Anis disuruh ikat tangan saya sama tutup mata saya pakai lakban. Kalau Bu Anis sendiri, diikat tangannya sama matanya ditutup lakban oleh si pelaku,” terangnya.
Baca juga: Pengakuan Pelaku Perampokan Minimarket di Indramayu: Ngaku Terlilit Hutang Karena Pinjol
| Daftar Nama Korban Selamat dan Meninggal TPT Longsor di Sumedang, Ayah dan Anak Lolos dari Maut |
|
|---|
| Bukan Rusak, Bukan Sepi: Anggaran Jadi Alasan BRT Trans Cirebon Dihentikan |
|
|---|
| Puluhan Anggota Polres Kuningan Naik Pangkat, Kapolres Juga Lantik Kapolres Kramatmulya |
|
|---|
| Pelajar Asal Tasikmalaya Ditemukan Tak Bernyawa Usai Tenggelam di Sungai Batu Belah |
|
|---|
| Air dari Hulu, Petaka di Hilir: Cirebon–Kuningan Sepakat Jaga Alam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Tangkapan-layar-CCTV-perampok-minimarket-yang-hendak-kabut.jpg)