Senin, 27 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Satu Keluarga di Ciamis Alami Keracunan Usai Konsumsi Olahan Jamur Liar

Satu keluarga yang merupakan warga Dusun Sumurbandung Ciamis diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi olahan jamur liar

TribunPriangan.com/Ai Sani Nuraini
Keluarga yang diduga keracunan pasca mengonsumsi olahan dari jamur liar 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini


TRIBUNCIREBON.COM, CIAMIS - Satu keluarga yang merupakan warga Dusun Sumurbandung, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi olahan jamur liar dan kini sedang dirawat di RSUD Ciamis, Selasa (20/2/2024).


Keluarga yang menjadi korban keracunan tersebut diantaranya Dudu Abdul Rahman (47) sang ayah, kemudian Juliyah (38) istrinya, dan ketiga anaknya bernama Adam Helmi (15), Akbar Helmi (10), dan Al Fadilah Helmi (3).


Menurut pengakuan Dudu, dia memetik jamur tersebut di wilayah Kecamatan Cisaga di sekitar pabrik kayu, kemudian dia pulang ke rumah dan meminta istrinya mengolah jamur tersebut untuk dijadikan menu sarapan.

Baca juga: Sempat Absen Akibat Keracunan Makanan, Nick Kuiper Kembali Gabung Latihan Bareng Persib


"Saya ngambil jamur liar itu yang warna coklat mirip jamur kuping dekat pabrik kayu, terus minta istri saya memasaknya untuk sarapan pagi tadi," ungkap Dudu kepada Tribun, Selasa (20/2/2024).


Namun tak lama setelah itu, satu keluarga tersebut merasakan mual sampai muntah-muntah, pusing, dan juga diare sehingga mereka dibawa ke Puskesmas Cijeungjing lebih dulu, lalu pihak puskesmas mengarahkan agar korban dirujuk ke RSUD Ciamis.


Kepala Desa Karangkamulyan, Uus Uswandi membenarkan lima warganya yang merupakan satu keluarga itu dirawat di RSUD Ciamis usai memakan olahan jamur liar.


"Tadi sekitar setengah 12 siang kami dihubungi oleh petugas Puskesmas Cijeungjing yang mengabarkan adanya keluarga diduga keracunan usai konsumsi jamur yang diambil oleh si ayah," ujar Uus saat ditemui di RSUD Ciamis.


Pihak Pemerintah Desa Karangkamulyan bersama Puskesmas Cijeungjing, anggota Polsek Cijeungjing, dan Babinsa langsung membawa lima orang tersebut dari Puskesmas Cijeungjing kemudian dirujuk ke RSUD Ciamis.


"Setelah dapat kabar itu, langsung kami bawa dan Alhamdulillah penanganan dari petugas kesehatan sangat responsif dan ditangani dengan maksimal. Kami juga telah mengambil sampel jamur yang telah dimasak itu," kata Uus.


Di akhir, Uus mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap banyaknya jamur yang tumbuh karena musim hujan seperti sekarang ini, jika menemukan jamur tumbuh di pohon, sebaiknya tidak untuk dikonsumsi karena kita tidak tahu apakah jamur itu aman atau malah beracun.


Sementara itu, dokter jaga di IGD RSUD Ciamis, dr Sri Nurhayati mengatakan bahwa pasien tiba di RSUD Ciamis sekitar pukul 12.00 WIB dan langsung diberikan penanganan.


"Saat ini kondisi pasien sudah stabil, tadi juga kami telah melakukan penanganan berupa rehidrasi terhadap dua anak yang masih kecil usia 3 dan 10 tahun, kemudian untuk orang dewasanya itu sudah diberi penanganan juga bilas lambung," jelas Sri.


Menurut Sri, berdasarkan keterangan pasien, sang ayah dan tiga orang anaknya mengonsumsi olahan jamur itu sekitar pukul 07.00 WIB, namun khusus sang ibu mengonsumsi jamurnya lebih siang, jadi dokter masih mendapatkan sampel jamur yang dikonsumsi tersebut.


"Untuk sampel jamurnya sudah kami dapatkan dari si ibu yang paling akhir makan, menurut pasien itu jamurnya berwarna coklat dan diambil dari pohon," tambahnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved