Rabu, 15 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pilpres 2024

Wamenag: Gara-gara Pilpres, Banyak Jargon-jargon yang Gunakan Lelucon Agama, Jangan Dilakukan!

Selain itu, Saiful juga meminta kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga kondusifitas, khususnya di lingkungan masing-masing.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Wakil Menteri Agama RI, Saiful Rahmat Dasuki saat melakukan kunjungan kerja di Majlis Dzikir An-Nur di Desa Krasak Pulo, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Kamis (11/1/2024). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Saiful Rahmat Dasuki mengungkap beragam fenomena banyak terjadi di masyarakat di tengah Pilpres 2024.

Salah satunya adalah jargon-jargon politik banyak yang menggunakan lelucon agama.

Saiful pun meminta agar jargon-jargon lelucon agama ini jangan dilakukan.

"Karena ini menganggu dan merusak nilai-nilai kesucian agama," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat melakukan kunjungan kerja di Majlis Dzikir An-Nur di Desa Krasak Pulo, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Kamis (11/1/2024).

Saiful mengatakan, banyak jargon yang bisa digunakan untuk politik. Namun, jangan menggunakan jargon agama.

Selain itu, Saiful juga meminta kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga kondusifitas, khususnya di lingkungan masing-masing.

Wakil Menteri Agama RI, Saiful Rahmat Dasuki saat melakukan kunjungan kerja di Majlis Dzikir An-Nur di Desa Krasak Pulo, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Kamis (11/1/2024).
Wakil Menteri Agama RI, Saiful Rahmat Dasuki saat melakukan kunjungan kerja di Majlis Dzikir An-Nur di Desa Krasak Pulo, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Kamis (11/1/2024). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Baca juga: Wamenag: Boleh Dicicil, Sejak Dibuka Sudah Ada Jemaah yang Lakukan Pelunasan Biaya Haji

Ia mengingatkan bahwa Pemilu, baik Pilpres, Pileg, dan lain sebagainya hanyalah sebuah ritual yang pasti berulang setiap lima tahun sekali.

"Jadi gak perlu gontok-gontokan sampai habis-habisan, karena akan ada kontestasi-kontestasi berikutnya," ujar dia.

Di sisi lain, hadir pula dalam kegiatan Wamenag di Indramayu, Caleg DPRD Provinsi Jabar dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Cecep Suprianto.

Cecep mengaku setuju dengan imbauan yang disampaikan Wamenag. 

Sebagai Caleg dari Dapil Jabar 12 yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, serta Indramayu, pihaknya ingin mewujudkan Pemilu yang damai, bahagia, dan gembira.

"Insya Allah saya juga akan mengikuti arahan dari pak Wamenag," ujar dia.

 

 

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved