Pemerintah Kebut Pengerjaan Double Track Pasca Insiden Tabrakan Kereta Api di Cicalengka

Pengerjaan double track atau jalur ganda dan perbaikan sinyal menjadi prioritas Pemerintah, pasca kecelakaan kereta api di Cicalengka

Tribun Jabar/Lutfi
Jalur kereta yang menjadi lokasi tabrakan kereta api lokal Bandung Raya dan Kereta Api Turangga, di Cicalengka Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2023) 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG- Pengerjaan double track atau jalur ganda dan perbaikan sinyal menjadi prioritas Pemerintah, pasca kecelakaan kereta api di Cicalengka


Ditjen Perkeretaapian Kemenhub Mohammad Risal Wasal mengatakan, pihaknya akan segera merampungkan proyek peningkatan sarana dan prasarana.

Salah satunya pengerjaan double track Cicalengka yang ditargetkan selesai pada semester awal 2024.


"Double track yang jalur Cicalengka ini Insya Allah di semester pertama 2024 selesai. Termasuk peningkatan kesinyalannya dan mekanik elektrik, tinggal satu petak lagi yang belum. Juni Insya Allah selesai," ujar Risal Wasal, Sabtu (6/1/2024).


Menurutnya, terdapat sejumlah kendala dalam proses pengerjaannya. Salah satunya terkait pembebasan lahan.


"Pembahasan lahan yang terkadang agak itu (sulit) ya," ucapnya. 


Sebelumnya, terjadi kecelakaan antara Kereta Api (KA) 350 Commuter Line dengan KA 66 Turangga, di petak Jalan Cicalengka-Haurpuguh, Kabupaten Bandung. 


Peristiwa itu terjadi pada Jumat (5/1/2024) sekitar pukul 06.03 WIB. 


Total ada puluhan penumpang yang mengalami luka-luka dan empat orang dilaporkan meninggal dunia dalam tabrakan tersebut.


Keempat korban meninggal itu yakni Enjang Yudi Petugas PAM Stasiun Cimekar, Julian Dwi Setiyono Masinis KA 350 Commuterline Bandung Raya, Ponisam Asisten Masinis KA 350 Commuterline Bandung Raya dan Ardiansyah Pramugara KA Turangga. (Tribun Jabar/Nazmi)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved