Gempa Sumedang
Pengungsi Korban Gempa Sumedang Berangsur-angsur Kembali ke Rumahnya Masing-masing
Pengungsi korban gempa bumi di Sumedang berangsur-angsur kembali ke rumah masing-masing.
Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Pengungsi korban gempa bumi di Sumedang berangsur-angsur kembali ke rumah masing-masing.
Sebagian pengungsi lain tinggal di tempat pengungsian hanya pada malam hari, sedangkan siang hari mereka beraktivitas seperti biasa.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat Dani Ramdan menuturkan, pihaknya tetap menyediakan kebutuhan logistik semua pengungsi.
"Artinya ada sebagian pengungsi bersifat dinamis, mereka tidak sepanjang hari tinggal di pengungsian. Namun, kebutuhan logistik tetap kita sediakan," kata Dani melalui ponsel, Kamis (4/1/2024).
Menurut Dani, pengungsi berasal dari beberapa kecamatan yang terdampak gempa, seperti Sumedang Utara, Sumedang Selatan, dan Cisarua. Dani menambahkan, BPBD Jabar terus membantu koordinasi BPBD Sumedang dalam upaya pemulihan.
"Kami terus bantu koordinasi, BPBD Sumedang dengan lembaga lain seperti Dinsos, Dinkes Jabar, TNI/Polri dan lain-lain. Sejak kejadian, kami juga telah membantu lima tenda untuk pengungsian dan evakuasi pasien RSUD Sumedang. Kami juga telah mengirimkan bantuan sembako dan air bersih, serta melakukan pendampingan tanggap darurat," ucapnya.
Sementara itu, berdasarkan keterangan Pj. Bupati Sumedang Herman Suryatman, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau langsung kondisi Sumedang pascagempa.
Menteri Basuki akan membantu perbaikan bangunan sesuai kriteria ringan, sedang, dan berat.
Herman juga telah menetapkan status tanggap darurat bencana pada 1-7 Januari 2024, untuk melakukan pamulihan pascabencana, baik korban maupun bangunan yang rusak.
"Pak Menteri juga menyampaikan, bukan hanya perbaikan bangunan RSUD yang retak dan lainnya. Tetapi ingin sekaligus bisa memperbaiki lingkungan rumah sakit," kata Herman.
Kementerian PUPR akan melihat masterplan RSUD, sehingga akan mengevaluasi kondisi yang eksisting sekarang. Hal itu diharapkan bisa mengubah estetika dan lingkungan RSUD Sumedang.
"Saya juga melaporkan kondisi Sumedang dan penanganan pascagempa serta tidak ada bangunan yang perlu direlokasi. Pak Menteri meminta jangan ada yang terlewat dalam pendataan. Pemerintah akan membantu perbaikan rumah yang rusak berdasarkan kriteria kerusakan ringan, sedang dan berat," tutur Herman.
Baca juga: Menteri PUPR Sebut Terowongan Kembar & Jembatan di Tol Cisumdawu Aman Usai Sumedang Diguncang Gempa
Ada Sesar Baru di Sumedang Penyebab Gempa Merusak Saat Tahun Baru, Diberi Nama Sesar Cipeles |
![]() |
---|
Daftar Identitas 10 Korban Terluka Akibat Gempa Bumi di Sumedang, Satu Orang Luka Berat |
![]() |
---|
Ratusan Personel Kodam III/Siliwangi Diturunkan Untuk Bantu Tangani Bencana Gempa Sumedang |
![]() |
---|
Gempa M5,9 di Pantai Selatan Sukabumi Tak Menimbulkan Tsunami, Warga Bisa Kembali Beraktivitas |
![]() |
---|
Gempa Kedelapan Guncang Sumedang Jabar Pagi Ini, Getaran Terasa Beberapa Detik |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.