Selasa, 21 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Gempa di Pangandaran

Guncagan Gempa Pangandaran M5,5 Terasa Kencang di Garut Selatan, Warga Loncat Keluar Rumah

Aktivis lingkungan Forum Pengurangan Risiko Bencana Garut Selatan, Ipi Mupliana mengatakan, getaran gempa terasa kencang

Editor: dedy herdiana
BMKG
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,18° LS ; 107,79° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 94 Km arah Barat Daya Kabupaten Pangandaran, pada kedalaman 41 km. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Warga selatan Kabupaten Garut dikejutkan oleh getaran gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Gempa berkekuatan 5,5 Skala Magnitudo itu terjadi di laut pantai selatan pada jarak 80 km Barat Daya kedalaman 14 kilometer, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Kamis (28/13/2023) pukul 05.43 WIB.

Baca juga: BREAKING NEWS: Gempa M5,5 Guncang Pangandaran Kamis Pagi, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Aktivis lingkungan Forum Pengurangan Risiko Bencana Garut Selatan, Ipi Mupliana mengatakan, getaran gempa terasa kencang di wilayah Kecamatan Pameungpeuk dan sekitarnya.

"Warga sempat panik dan berhamburan ke luar rumah, ritme getarannya kecil hingga besar beberapa detik," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id.

Ia menuturkan, saat ini pihaknya bersama Forum Pengurangan Resiko Bencana Garut Selatan tengah memantau dampak dari gempa tersebut.

Selain di wilayah selatan, getaran gempa juga terasa di wilayah perkotaan Kabupaten Garut.

Sejumlah warga dikejutkan dengan getaran gempa bumi tersebut hingga membuat mereka panik berlarian ke luar rumah.

"Lagi tiduran lihat pintu dan ranjang bergetar,  kencang hingga harus ke luar rumah," ujar Irna Rahmawati (27) warga Kecamatan Tarogong Kidul.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, Aah Anwar Saepuloh mengatakan, pihaknya sedang melakukan pemantauan terhadap kondisi di lapangan.

"Sedang kita pantau, laporan sementara situasi aman, kami imbau masyarakat tidak panik saat terjadi gempa," ujarnya. (*)

Kapolsek Banjarwangi, Iptu Amirudin Latif saat periksa rumah milik Titi (69) seorang janda tua yang terkena dampak gempa bumi M5,5 Pangandaran, di Kampung Petakan, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (28/12/2023).
Kapolsek Banjarwangi, Iptu Amirudin Latif saat periksa rumah milik Titi (69) seorang janda tua yang terkena dampak gempa bumi M5,5 Pangandaran, di Kampung Petakan, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (28/12/2023). (Dok - Polsek Banjarwangi)

Baca juga: Dampak Gempa Pangandaran M5,5: Dinding Rumah Nenek Titi di Garut Ambruk

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved