Sosok Lukas Enembe, Eks Gubernur Papua Meninggal Karena Ginjal, Wafat saat Menjalani Hukuman

Kabar meninggalnya Lukas tersebut juga dikonfirmasi oleh Ketua Tim Penasihat Hukumnya, OC Kaligis.

Tribunnews
LHKPN: Harta Lukas Enembe Rp 33 Miliar, Tapi Setor ke Kasino Rp 560 M, Uang dari Mana? 

TRIBUNCIREBON.COM - Kabar mengejutkan datang dari terdakwa kasus suap dan gratifikasi, Lukas Enembe.

Mantan Gubernur Papua itu meninggal dunia saat tengah menjalani kasus hukuman yang menjeratnya.

Kabar meninggalnya Lukas Enembe itu pun dibenarkan oleh Kepala RSPD, Letjend TNI dr. Albertus Budi Sulistya.

"Benar (meninggal dunia) Pukul 10.45 WIB," kata Budi kepada Tribunnews.com.

Kendati demikian, Budi belum membeberkan lebih lanjut terkait penyebab meninggalnya Lukas Enembe.

Berdasarkan informasi sebelumnya, Lukas memang sudah mengalami sakit pada bagian jantung dan beberapa kali kondisinya kerap menurun.

Ginjal sudah tak berfungsi

Kabar meninggalnya Lukas tersebut juga dikonfirmasi oleh Ketua Tim Penasihat Hukumnya, OC Kaligis.

OC Kaligis mengatakan, Lukas meninggal kondisi ginjal yang sudah tidak berfungsi.

"Sudah meninggal tadi jam 10. Kenapa? Karena ginjalnya itu enggak berfungsi," ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (26/12/2023).

Dijelaskan OC Kaligis, tiga hari sebelumnya, Lukas sempat mengalami pembengkakan di sekujur tubuh.

"Sebelum meninggal 3 hari sebelumnya sudah bengkak semua, sudah enggak berfungsi ginjalnya, sehingga makanan jadi racun dan terjadi pembengkakakn," katanya.

Kemudian, rencananya, sore nanti pihak keluarga akan membawa jasad Lukas ke Papua untuk dimakamkan di sana.

"Ini kan dia kepala adat. Nanti dibawa ke Papua. Mungkin sore," ujarnya.

Berikut profil Lukas Enembe yang meninggal dunia hari ini, Selasa.

Baca juga: Pengacara Lukas Enembe Resmi Ditahan KPK, Pakai Rompi Tahanan tapi Ogah Copot Toga Advokat

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved